Selasa, 16 Jun 2026 08:55 WIB

Aktivis Lingkungan Desak Pemkab Audit dan Normalisasi Sungai di Sidoarjo

Hearing Komisi C DPRD Sidoarjo bersama forum peduli lingkungan (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)
Hearing Komisi C DPRD Sidoarjo bersama forum peduli lingkungan (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)

Sidoarjo - Forum Peduli Lingkungan mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melalui dinas terkait untuk segera melakukan audit dan menormalisasi sungai yang ada di Sidoarjo.

Para aktivis lingkungan di Sidoarjo menilai, jika selama ini Pemkab Sidoarjo seakan menutup mata dan tidak memperhatikan pengendalian serta pengawasan sungai yang ada di Sidoarjo.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Koordinator aktivis lingkungan Ali Subhan menegaskan, pihaknya meempersoalkan kondisi sungai yang ada di Sidoarjo lantaran banyaknya bantaran sungai yang beralih fungsi menjadi bangunan liar.

“Kami ingin adanya audit sungai di seluruh Sidoarjo. Dari audit tersebut keluar data yang jelas. Jika tidak ada data, kita tidak tahu apa masalahnya dan bagaimana penyelesaiannya,” ujarnya saat hearing bersama Komisi C DPRD Sidoarjo, Rabu (16/3/2022).

Menurutnya, masyarakat saat ini mengartikan normalisasi itu sebagai pengerukan sungai, tetapi sebenarnya normalisasi adalah mengembalikan fungsi sungai sebagaimna semestinya.

"Bantaran sungai 5 meter ya dikembalikan 5 meter, jangan ada bangunan di atasnya. Sebab hal ini bisa menjadi dampak negatif yang merugikan misalnya banjir," ujarnya.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Lebih lanjut, Ali Subhan mendorong agar DPRD Sidoarjo segera melakukan revisi perda bab irigasi. Menurutnya di dalam perda hanya terdapat dua pasal saja yang membahas tentang hal tersebut.

“Harus diuraikan dengan jelas bab pengendalian dan pengawasan sehingga kita itu enak dalam melakukan pengawasan," tambahnya.

Menanggapi hal itu wakil ketua komisi C DPRD Anang Siswandoko selaku pimpinan rapat mengatakan, pihaknya akan memantau OPD terkait terkait keluhan aktivis lingkungan.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

"Saya juga meminta kawan-kawan media untuk memantau hasil hearing yang dilakukan bersama forum peduli lingkungan ini untuk direalisasikan oleh OPD terkait," ungkap Anang.

Berkenaan dengan perlunya merevisi perda, politisi Gerindra ini menyatakan akan melihat perkembangannya ke depan.

"Kita lihat saja nanti perkembangannya, memang hal ini perlu direvisi, sebab saya juga melihat namun semua itu ada tahapannya," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.