Sabtu, 20 Jun 2026 04:07 WIB

Bata Berukir hingga Tapak Kaki Hewan Ditemukan di Situs Pandegong Jombang

Batu berukir dan tapak kaki hewan ditemukan di Situs Pandegong, Jombang (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Batu berukir dan tapak kaki hewan ditemukan di Situs Pandegong, Jombang (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Bata berukir hingga tapak kaki hewan ditemukan para peneliti Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur dalam ekskavasi tahap dua di Situs Pandegong, Dusun Kwasen, Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.

Ketua tim ekskavasi Situs Pandegong, Vidi Susanto menyebut, benda itu merupakan hasil temuan luar atau permukaan yang ada sekitar situs.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Menurut Vidi, dimungkinkan pada saat pembuatan bata itu, sebelum dibakar dan dijadikan bahan candi, bata itu sempat terinjak hewan liar.

"Dulu seperti di Bojonegoro pernah ada temuan batu bata yang ada tapak kaki. Narasumber kita bilang kalau tapak kaki itu barasal dari anjing liar," jelas Vidi, Rabu (16/3/2022).

Baca juga:  BPCB Jatim Lakukan Ekskavasi Tahap II Situs Pandegong di Jombang

Vidi menjelaskan, di Bojonegoro saat itu didapatkan keterangan bahwa sebelum dibakar, bata itu dijemur. Dan pada saat proses penjemuran, diduga terinjak hewan liar.

"Sebelum dibakar kan dikeringkan. Mungkin disitu ada hewan-hewan liar yang menginjak bata itu," papar dia.

Untuk bata berukir, Vidi mengatakan bahwa garis-garis pada bata itu memang sengaja dibuat oleh pembuat candi. Dengan tujuan untuk memperkirakan musim tanam.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

"Tahun kemarin juga menemukan bata yang punya motif seperti itu. Umumnya bata yang seperti itu ditemukan di lokasi yang ada potensi cagar budaya gitu, seperti ada watudakon, itu sebagai pranotomongso. Untuk mengetahui kapan musim panen, kapan musim tanam," papar Vidi.

Dia menegaskan jika bangunan candi ini menghadap ke barat. Hal ini didasarkan adanya penemuan tangga dan temuan arca waktu ekskavasi tahun kemarin.

"Ini menghadap ke barat, indikasinya dari tangga. Selain itu temuan nandiswara dan mahakala. Dan ini Siwa," tambahnya.

Vidi menambahkan, candi ini diduga dibangun era abad ke-10.

Baca Juga: Jombang Terancam Krisis Mikroplastik, Limbah Domestik Jadi Biang Kerok

"Indikasi bentuk denahnya ini abad ke-10. Untuk arca juga diketahui pada era Empu Sendok. Tapi ini masih terus kita dalami. Dan candinya ini untuk pemujaan. Untuk pemujaan apa? Kita masih dalami lagi," tandasnya.

BPCB Jawa Timur kembali melakukan ekskavasi lanjutan di Situs Pandegong. Ekskavasi tahap II ini dimulai 16 hingga 26 Maret 2022.

Para arkeolog ini ingin mengupas 30 persen bangunan Situs Pandegong. Hal itu dilakukan untuk mengetahui denah candi secara utuh atau 100 persen, yaitu bagian selatan dan sisi timur candi.

Sebab para arkeolog telah mengupas 70 persen bangunan candi di situs tersebut, pada ekskavasi sebelumnya yang dilakukan pada 12 hingga 21 November 2021.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.