Kamis, 18 Jun 2026 01:33 WIB

Emil Beber Penanganan Jangka Pendek Banjir Lamongan Telan Baiaya Rp53 Miliar

Emil Elestianto Dardak saat menjelaskan penanganan jangka pendek banjir Lamongan. (Foto : Adyad Ammy/jatimnow.com)
Emil Elestianto Dardak saat menjelaskan penanganan jangka pendek banjir Lamongan. (Foto : Adyad Ammy/jatimnow.com)

Lamongan - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak membeberkan penanganan jangka pendek banjir Lamongan menelan biaya Rp53 miliar. Dia menyebut setidaknya ada 4 tindakan yang bisa menyudahi banjir Lamongan dengan langkah cepat.

"Bengawan Jero (anak Sungai Bengawan Jero) memang sedang dalam perhatian banyak pihak. Ada rencana penanganan jangka pendek yang estimasinya Rp53 miliar," ungkap Emil kepada wartawan saat mengisi acara seminar di Pendopo Lokantantra Lamongan, Rabu (16/3/2022).

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Lebih jelas, Emil memaparkan, dari biaya tersebut 4 tindakan akan ditempuh untuk merehabilitasi aliran Sungai Bengawan Jero yang kerap jadi penyebab banjir di Lamongan itu.

"Ada 4 langka jangka pendek, seperti meneruskan normalisasi sungai, menambah kapasitas pompa di Rolak Kuro, memperluas pembuangan air pintu Rolak Kuro, serta menambah rumah pompa," jelas Emil.

Langkah itu diambil, lantaran Kali Blawi biasanya air menumpuk sangat tinggi. Praktis, tutur Emil, perlu adanya penguatan pompa air berkapasitas 20 meter kubik sedangkan saat ini kapasitasnya cuma 4,5 meter kubik.

Baca Juga: Emil Dardak Gerak Cepat Tangani Sengketa Lahan di Pacitan

"Supaya bisa melakukan manajemen air di sana," tutur Emil.

Dia menyarankan, pemerintah daerah setempat agar terus melakukan koordinasi terkait penanganan banjir tersebut, Tentu yang memiliki kewenangan adalah Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo Kementerian PUPR.

Baca Juga: Peringati Hari Bumi, Pertamina Madiun Sulap Limbah Organik Jadi Penjernih Sungai

"Karena Bengawan Jero ini masuk wilayah Bengawan Solo jadi kami harap bisa ada penanganan," pungkas dia.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.