Kamis, 11 Jun 2026 11:59 WIB

Hujan Deras, 2 Rumah di Tulungagung Tertimpa Longsor

Kondisi rumah yang terkena longsor. (Foto: Dok Humas Polres Tulungagung)
Kondisi rumah yang terkena longsor. (Foto: Dok Humas Polres Tulungagung)

Tulungagung – Hujan dengan intensitas tinggi melanda wilayah Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung. Derasnya air memicu bencana tanah longsor. Dua rumah warga menjadi korban.

Bencana menimpa rumah milik Tawiyah (59), warga Desa Kedoyo, dan Agus Susanto (39), warga Desa Picisan, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung. Material longsor menjebol dinding bagian belakang rumah tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Warga setempat melakukan kerja bakti membersihkan material longsor yang masuk ke dalam rumah.

Baca Juga: MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Kapolsek Sendang AKP Agus Riyanto menerangkan, hujan deras mulai mengguyur sejak Selasa (15/03/2022) siang. Persitiwa longsor terjadi sore hari sekitar pukul 15.30 WIB. Intensitas hujan tinggi menyebabkan tebing di belakang rumah kedua korban longsor.

Saat kejadian, korban sedang berada di rumah. Merka pun mendengar adanya suara seperti benda terjatuh. Setelah dilakukan pengecekan ternyata material longsor menjebol dinding rumah mereka.

"Dinding dapur dan kamar belakang rumah korban jebol karena tertimpa material longsor," ujarnya, Rabu (16/03/2022).

Baca Juga: Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

Menerima laporan tersebut, polisi bersama instansi terkait langsung menuju lokasi kejadian. Mereka mengecek kondisi rumah para korban. Di rumah korban Tawiyah, petugas menemukan dinding dapur jebol sepanjang 10 meter dengan ketinggian mencapai 2,5 meter. Sedangkan di rumah Agus Santoso, dinding kamar belakang sepanjang 3 meter dan setinggi 3 meter jebol.

“Kerugian yang menimpa korban Tawiyah ditaksir kurang lebih Rp10 juta dan Agus Susanto kurang lebih Rp3 juta," tuturnya.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Polisi dibantu masyarakat membersihkan material longsor dari dalam rumah. Kecamatan Sendang merupakan salah satu wilayah rawan bencana longsor, terutama saat musim penghujan. Polisi mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati, terutama saat hujan deras terjadi.

“Tidak lupa kami mengingatkan kepada masyarakat, saat ini curah hujan masih sangat tinggi. Untuk itu, mari bersama-sama saling mengingatkan, saling menjaga lingkungan masing-masing agar apabila terjadi bencana, korban bisa diminimalisasi," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

BMKG sarankan warga untuk selalu membawa pelindung panas dan menjaga stamina tubuh karena suhu di Surabaya cenderung tinggi.