Jumat, 19 Jun 2026 04:09 WIB

Aktivitas Proyek TPA di Jombang Dikeluhkan Warga: Bikin Jalan Rusak dan Berdebu

Jalan kampung yang ada di Dusun Sumbernongko, Desa Denanyar, Kecamatan Jombang rusak, diduga akibat aktivitas proyek TPA (Foto-foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Jalan kampung yang ada di Dusun Sumbernongko, Desa Denanyar, Kecamatan Jombang rusak, diduga akibat aktivitas proyek TPA (Foto-foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Aktivitas proyek di area tempat pembuangan sampah Dusun Dangret, Desa Banjardowo, Kecamatan/Kabupaten Jombang dikeluhkan warga. Proyek itu disinyalir menjadi penyebab jalan yang dilewati kendaraan proyek rusak.

Jalan yang rusak yaitu di Dusun Sumbernongko, Desa Denanyar, Kecamatan Jombang, yang menjadi akses masuk menuju proyek tempat pembuangan akhir (TPA) milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Wulan, warga Dusun Sumbernongko, Desa Denanyar mengaku jika kendaraan berat, pengangkut bahan cor hingga truk matrial yang mondar-mandir membuat jalan rusak.

"Pada waktu ada pengecoran itu, malah sehari semalam tidak berhenti. Kalau sekarang agak berkurang," ungkap Wulan, Selasa (15/3/2022).

Wulan menjelaskan, debu yang ada di jalan juga mengganggu warga. Sebab saat ini masih ada kendaraan berat yang melalui jalan di kampungnya tersebut.

"Sekarang ada empat sampai lima kendaraan yang lewat. Ya berdebu, tapi ada petugas yang bagian menyiram. Tapi gak tahu dari kemarin gak ada yang menyiram jalanan," jelas dia.

Wulan menambahkan, warga juga sempat melakukan protes ke pihak desa. Namun dijanjikan nantinya akan ada perbaikan jalan, jika pelaksanaan proyek tersebut sudah selesai.

"Katanya mau diperbaiki nunggu selesai. Itu juga sudah ada perbaikan yang kondisinya rusak parah. Tapi nunggu selesai, semua baru diperbaiki," tuturnya.

Jalan kampung yang ada di Dusun Sumbernongko, Desa Denanyar, Kecamatan Jombang rusak, diduga akibat aktivitas proyek TPAJalan kampung yang ada di Dusun Sumbernongko, Desa Denanyar, Kecamatan Jombang rusak, diduga akibat aktivitas proyek TPA

Dia menyebut, kondisi jalan yang berlubang itu juga sering memakan korban. Tak sedikit pengguna jalan yang jatuh.

"Sering ada yang jatuh, tukang jual sayur yang sering kalau pagi subuh," bebernya.

Wulan berharap akan ada perbaikan jalan yang menghubungkan Desa Denanyar dan Desa Banjardowo tersebut. Walaupun selama ini perbaikan hanya sebatas tambal sulam.

"Biasanya ditambal. Kalau kena hujan, hilang lagi tambalannya. Kalau bisa diperbaiki semuanya seperti semula," tambah dia.

Baca Juga: Doktor ITS Rakit AI Pendeteksi Lubang Jalan, Solusi Tekan Angka Kecelakaan

Sementara Plt Sekdes Denanyar, Ismail membenarkan jika kondisi jalan di Dusun Sumbernongko, rusak parah akibat adanya aktivitas proyek pembangunan TPA itu.

"Itu ada pembangunan di TPA, jalan akses ke TPA yang rusak," tegas Ismail.

Ismail mengaku, selama ini banyak warga Dusun Sumbernongko mengeluh ke desa.

"Banyak yang mengeluh mas, karena transportasi gak bisa lancar, kena dampak. Ya kalau bisa proyeknya sudah selesai segera diperbaiki seperti semula," tegasnya.

Namun menurut Ismail, pihak desa hanya sebatas melakukan koordinasi dengan dinas terkait atas adanya kondisi jalan yang rusak tersebut.

"Sudah ke PUPR. Dan itu sempat diperbaiki oleh pihak pelaksana proyek, tapi tidak semuanya," pungkasnya.

Baca Juga: 55 Ruas Jalan Lamongan Sepanjang 35 Km Masuk Prioritas Perbaikan

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang, Miftahul Ulum mengaku belum mendapat laporan tentang jalan rusak itu. Meski demikian, dia memastikan jika kerusakan jalan tersebut akan diperbaiki oleh rekanan.

"Biasanya akan diperbaiki oleh rekanan. Dan itu perusahaannya PT Adi Karya," paparnya.

Ulum mengaku bahwa proyek tersebut dikerjakan sudah satu tahun lalu.

"Itu proyek bantuan dari Jerman dan dilelang pemerintah pusat. Pekerjaan mulai tahun lalu, selesai April nanti. Kita ini hanya menerima barang saja," ucapnya.

Ulum memastikan bahwa DLH akan melakukan koordinasi dengan pihak desa untuk segera melakukan perbaikan.

"Kita koordinasi dulu dengan desa untuk titik rusaknya di mana, karena desa yang paling tahu," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.