Jumat, 19 Jun 2026 01:02 WIB

Teliti Limbah Fly Ash PLTU Pengganti Beton Antarkan Antoni Jadi Gubes UK Petra

Guru Besar ke-13 UK Petra, Prof Antoni.
Guru Besar ke-13 UK Petra, Prof Antoni.

Surabaya - Berkat penelitian limbah abu terbang atau fly ash yang dihasilkan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) sebagai pengganti semen pada beton, Prof Antoni berhasil meraih gelar Guru Besar dalam bidang Ilmu Teknik Sipil Universitas Kristen Petra (UK Petra).

Prof Antoni dikukuhkan sebagai guru besar ke-13 UK Petra berdasarkan Surat Keputusan Mendikbudristek Nomor: 71062/MPK.A/KP.05.01/202.

Baca Juga: Mahasiswa UK Petra Kampanyekan Deteksi Dini Kanker Payudara

Rektor UK Petra, Prof Dr. Djwantoro Hardjito mengungkapkan, jumlah profesor aktif penuh waktu di UK Petra tercatat sebanyak 13 orang. Ia berpesan agar gelar profesor sebagai jabatan akademik tertinggi, tidak dimaknai sebagai puncak.

"Seorang profesor memiliki tugas dan tanggung jawab makin besar, sebagai pemimpin, panutan dan penentu arah di bidang akademik atau sebagai profesor justru harus makin produktif dalam berkarya, dalam menghasilkan karya-karya inovasi dan publikasi, serta memimpin dosen-dosen lain yang lebih muda, untuk kemaslahatan masyarakat luas," pesan Djwantoro Hardjito. Jumat (11/3/2022).

Sementara itu Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, Prof Dr Ir Suprapto, yang hadir secara daring mengucapkan selamat atas capaian yang telah diraih oleh Prof Antoni. Ia berpesan agar guru besar ke-13 itu terus membagikan ilmunya.

Baca Juga: Petra Theatre Angkat Trauma Pelecehan Pria lewat “The Chain”

"Saya harap Prof Antoni menularkan ilmu-ilmunya pada anak bangsa sehingga SDM kita akan berdaya saing dan berdaya mutu tinggi," ungkap Prof Suprapto.

Riset Antoni bertajuk "Potensi Abu Terbang Sebagai Material Sementisius dalam Pembuatan Beton Rendah Semen". Menurutnya Beton di Indonesia yang ada selama ini hanya memanfaatkan Fly Ash sebanyak 20-30% saja untuk menggantikan semen, padahal jumlah ini masih bisa ditingkatkan kembali bahkan hingga 100% tanpa efek buruk pada betonnya.

"Maka dari itu agar kualitas beton juga bagus maka kita perlu melakukan quality control dengan cepat terhadap mutu Fly Ash, saya menggunakan Rapid Indicator," kata Antoni.

Baca Juga: Mendikdasmen Pantau TKA Hari Kedua di Surabaya

Prosesi rapat senat berlangsung sederhana namun khidmat. Dalam sambutannya, Antoni mengungkapkan rasa syukurnya.

"Hal ini menjadi tahap baru dalam kehidupan saya dimana keilmuan yang saya miliki perlu semakin dikembangkan dan dibagikan," urai dosen prodi Teknik Sipil UK Petra ini.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.