Selasa, 16 Jun 2026 10:14 WIB

Imsak Dukung Kejari Situbondo Usut Tuntas Dugaan Korupsi di DLH

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Kamis, 10 Mar 2022 15:26 WIB
Ikatan Masyarakat Anti-Korupsi Situbondo (Imsak) saat menggelar demo. (Foto: Imsak Situbondo from jatimnow.com)
Ikatan Masyarakat Anti-Korupsi Situbondo (Imsak) saat menggelar demo. (Foto: Imsak Situbondo from jatimnow.com)

Situbondo - Ikatan Masyarakat Anti-Korupsi Situbondo (Imsak) menuntut agar kasus dugaan dugaan korupsi di Dinas Lingkugan Hidup (DLH) diusut hingga tuntas. Sebab itu mereka menggelar aksi di halaman Kejari Situbondo, Rabu (9/3/2022), memberi dukungan agar kasus ini terungkap.

Imsak Situbondo menuntut kasus dugaan korupsi rekayasa Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL) yang menjadi syarat pengajuan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp250 miliar di DLH Kabupaten Situbondo, diusut sampai tuntas.

Baca Juga: Jangan Biarkan Kasus MBG Tenggelam

"Aksi itu dilakukan untuk menunjukkan masyarakat Sitobondo ingin kasus di DLH itu terungkap. Kami desak Kejari untuk menetapkan tersangka jika kasus tersebut sudah cukup bukti," tegas Koordinator Imsak, Hafid Yusik dalam rilisnya, Kamis, (10/3/2022).

Selain itu, Imsak juga mendesak Kejari Situbondo untuk turut memeriksa Bupati Situbondo, Karna Suswandi, untuk membuktikan ada atau tidaknya keterlibatannya. "Yang menjadi penanggung jawab pengajuan pinjaman dana PEN sebesar Rp249 miliar itu kan Bupati. Jadi supaya ini clear," jelasnya.

Baca Juga: MBG, Korupsi dan Kegagalan Tata Kelola Kebijakan

Syaiful Bahri, selaku penanggungjawab aksi memastikan, Imsak akan terus mengawal dugaan kasus ini hingga tuntas. Ia ingin Sitobundo bersih dari pejabat dengan perilaku koruptif.

"Kemarin kita juga datangi kantor DPRD, kami ingin para wakil rakyat kita ikut mendukung penuntasan dugaaan kasus ini," tegas Syaiful.

Baca Juga: Dua Terdakwa Korupsi SKTM RSUD dr Iskak Tulungagung Divonis Bersalah

Bahkan, kata Syaiful, tidak menutup kemungkinan massa Imsak akan kembali turun ke jalan dalam jumlah yang lebih besar jika dugaan kasus ini tidak menemui titik terang. "Kami yakin Kejari akan serius manangani kasus ini," tandasnya.

Perlu diketahui, pada tanggal 2 Maret 2022, Kejari Situbondo melakukan penggeledahan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Situbondo. Dari penggeledahan itu, Kejari menyita sebanyak lima boks dokumen sebagai bentuk pencarian alat bukti.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.