Selasa, 16 Jun 2026 18:36 WIB

Gerombolan Pemotor Berkostum Hitam Acungkan Sajam Teror Warga Mojokerto

Ilustrasi sajam.
Ilustrasi sajam.

Mojokerto - Konvoi gerombolan pemotor sambil mengacungkan senjata tajam (sajam) seperti celurit teror warga Mojokerto. Mereka memakai baju serba hitam. Para pemotor berkeliling jalanan di kabupaten serta Kota Mojokerto dan membuat resah pengendara baik motor dan mobil.

Aksi konvoi gerombolan itu dikeluhkan akun Mxx Bxxxx di salah satu grup media sosial Facebook. Dia mengeluhkan konvoi itu sambil menyalakan kembang api.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"JAne mau enek acara opo to kok konvoi spedah motor smpk ngebeki dalan. Start tko rusunawa pralon. Di tambai nyumet kembang api dar der dor.Gawe resah warga yo pengendara lain (sebenarnya ada acara apa kok konvoi sepeda motor sampai jalan full. Start dari rusunawa Pralon, ditambahi menyalakan kembang api. Buat resah warga dan pengendara lain)," keterangan yang tertera di postingan seperti dilihat jatimnow.com, Senin (7/2/2022).

Postingan mendapat 372 komentar, dua kali dibagikan, dan 384 respon menyukai. Warganet yang berkomentar ada yang menjadi korban.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Janc** ancene boss.. Aku korban eee.. pedah ku riyek kabeh iki.. Pas nok jalan brawijaya. (janc** emang bos, aku korbannya, sepedaku ringsek semua waktu di jalan Brawijaya)," tulis komentar akun Sukron N.

"Info update yg jelas kejadiannya dulur,adekke jd korban posisi masuk sakinah skrng ditolong warga. (Info update yang jelas kejadiannya saudara. Adik jadi korban posisi masuk sakinah (rumah sakit) sekarang ditolong warga)," ungkap akun M Rizvan Affandy.

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota AKP Hari Siswanto mengatakan pihaknya dan Polsek Puri Polres Mojokerto beberapa jajaran sudah berpatroli. Namun tidak menemukan gerombolan itu. "Iya bro puri saya dan jajaran polsek lakukan partoli dalam kota nggak ketemu rombongan," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.