Jumat, 19 Jun 2026 17:36 WIB

HMI Sidoarjo Kawal hingga Tuntas Dugaan Korupsi Pemkab Sidoarjo

HMI Sidoarjo saat aksi geruduk KPK bulan Februari 2022 lalu. (Foto: Dokumen HMI Sidoarjo for Jatimnow)
HMI Sidoarjo saat aksi geruduk KPK bulan Februari 2022 lalu. (Foto: Dokumen HMI Sidoarjo for Jatimnow)

Sidoarjo - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Al-Batutah Sidoarjo menegaskan akan terus mengawal hingga tuntas indikasi korupsi yang ada di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab Sidoarjo). Penegasan tersebut disampaikan oleh Koordinator Aksi Gruduk KPK, Dandi Amar saat dikonfirmasi melalui seluler.

HMI Sidoarjo sempat menggeruduk gedung KPK untuk membeberkan hasil kajian serta temuan indikasi korupsi Pemkab Sidoarjo, pada bulan Februari lalu. Dandi Amar memaparkan saat ini pihaknya akan terus mengawal berkas yang sudah ia setorkan tersebut.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Menurutnya, berkas yang ia serahkan kepada pihak KPK sudah diterima. Dandi mengatakan hingga saat ini tetap terus menunggu hasil dari penyerahan berkas yang dikirimnya ke Jakarta.

"Berkas yang kita serahkan bulan kemarin saya pastikan sudah diterima oleh pihak KPK, dan langkah selanjutnya akan kita kawal dan follow up secara terus menerus agar ada tindakan yang konkret kedepan," terang Dandi saat dihubungi, Kamis (3/3/2022)

Ia berharap dengan adanya laporan berupa temuan serta hasil kajian yang disetorkan kemarin, Kabupaten Sidoarjo menjadi bersih akan nepotisme serta praktik korupsi.

"Komitmen kami hanya satu, yakni kami tidak ingin OTT terkait korupsi di Sidoarjo terjadi lagi dan terulang kembali. Tentunya ini bentuk ikhtiar serta upaya kami untuk membangun Sidoarjo menjadi lebih baik lagi," ujarnya.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Pemuda asal Sidoarjo tersebut menambahkan bahwa berkas yang diserahkan merupakan bukti permulaan, pihaknya akan memberi data susulan lainnya kedepan.

Diketahui sebelumnya, HMI Komisariat Al-Batutah telah menyerahkan dokumen berupa indikasi praktik korupsi, nepotisme dan 9 dosa Pemkab Sidoarjo kepada KPK.

Kesembilan indikasi dan dosa Pemkab Sidoarjo yang dilaporkan oleh Dandi Amar dan kawan-kawan ke KPK tersebut diantaranya, indikasi praktik nepotisme pada proses rekrutmen Direksi PDAM, indikasi penyalahgunaan wewenang dan kerugian negara pada program-program terkait narasumber DPRD Sidoarjo. Lalu indikasi pengaturan anggaran yang sengaja untuk menciptakan tingginya SILPA pada APBD.

Baca Juga: Plt Bupati Ahmad Baharudin dan 9 Pejabat Pemkab Tulungagung Diperiksa KPK

Selanjutnya adalah ketimpangan pembangunan dan indikasi penyalahgunaan wewenang terhadap alokasi bantuan keuangan desa yang bersumber dari APBD Kabupaten Sidoarjo, indikasi praktik penyalahgunaan wewenang dan tindak pidana korupsi terhadap pengkondisian peningkatan drastis dana Banpol dari APBD Kabupaten Sidoarjo.

Lalu, indikasi praktik penyalahgunaan wewenang dan tindak pidana korupsi terhadap alokasi dana hibah organisasi dari APBD Kabupaten Sidoarjo, perbuatan melawan hukum DPRD Sidoarjo terkait tata tertib DPRD Sidoarjo yang amburadul dan berakibat terhadap kinerja DPRD Sidoarjo.

Indikasi cacat hukum serta terindikasi penyalahgunaan anggaran APBD Sidoarjo pada perumusan dan pengesahan RPJMD Kabupaten Sidoarjo Tahun 2021-2026, dan indikasi penyalahgunaan wewenang, tindak pidana korupsi serta perbuatan melawan hukum pada program pengelolaan parkir yang dipihakketigakan.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.