Rabu, 17 Jun 2026 02:57 WIB

Ratusan Peserta Ikuti Lomba Cethe Muhaimin Iskandar di Tulungagung

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 27 Feb 2022 20:10 WIB
Hasil karya peserta lomba cethe di Tuluagung. (Foto: Adimas for jatimnow.com)
Hasil karya peserta lomba cethe di Tuluagung. (Foto: Adimas for jatimnow.com)

Tulungagung - Relawan Gus Muhaimin Iskandar for Presiden RI 2024 menggelar lomba cethe di Tulungagung. Ratusan pecinta kopi turut andil dalam kompetisi yang digelar di warung Green Coffee, Kecamatan Kedungwaru.

Seratus pecinta kopi melukis di batang rokok dengan ampas wedang kopi (cethe) yang sudah disediakan panitia. Durasi melukis dibatasi 1 jam.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

“Tema besar lomba Cathe Gus Muhaimin for Presiden 2024. Peserta minimal melukis nama Gus Muhaimin, presiden RI dan lain sebagainya. Intinya Gus Imin," ujar ketua panitia, Adimas, Minggu (27/2/2022).

Lomba yang digelar untuk mengenalkan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin yang dinilai layak menjadi presiden dalam pilpres 2024. Lomba sekaligus untuk mewadahi komunitas pecinta cethe untuk berkreasi, serta menumbuhkan perekonomian khususnya warung kopi di tengah masa pandemi Covid-19.

“Lomba ini juga dalam rangka pembinaan pecinta cethe. Hadiah yang kami sediakan Rp5,7 juta dan trophy,” paparnya.

Tiga dewan juri dihadirkan untuk menilai hasil kreasi peserta, adalah seniman lukis senior yang sudah melalang ke kancah internasional, Aditya Krisna dan Nur Ali serta Fajar Hidayat (Dewan Kesenian Tulungagung).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Ada tahapan yang dilalui untuk melukis kopi dengan hasil bagus," terangnya.

Tahapannya yang dimaksud, yakni mendiamkan wedang kopi selama 2 menit agar bubuk kopinya turun. Kemudian kopi dituang ke lepek. Setelah beberapa saat, ampas kopi dikeringkan dengan diserap tisu.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

“Untuk lebih mengurangi kadar air bisa diserap dengan tisu. Cethe baru bisa dibuat melukis pada batang rokok. Biasanya ada yang dicampuri susu,” tambahnya.

Sulistiyono, juara 2 dalam kompetisi itu berterima kasih dan berharap lomba serupa sering diadakan agar seni cethe dihargai dan dinikmati kalangan pecinta kopi.

"Kami yakin bahwa Gus Muhaimin adalah tokoh yang dapat membawa perubahan Indonesia menjadi lebih baik," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.