Jumat, 19 Jun 2026 01:38 WIB

Kasihan Anaknya Sakit Tak Dijenguk, Pria di Jombang Pukul Mantan Istri

Pelaku saat diinterogasi Kapolsek Perak AKP Dwi Retno Suharti (Foto: Aan for jatimnow.com)
Pelaku saat diinterogasi Kapolsek Perak AKP Dwi Retno Suharti (Foto: Aan for jatimnow.com)

Jombang - Seorang pria di Jombang diamankan Polsek Perak setelah memukul mantan istri dan kedua mertuanya. Penganiayaan itu dilakukan pelaku lantaran hal sepele.

Peristiwa itu terjadi di rumah mantan istri dan mertua pelaku di Desa Gadingmangu, Kecamatan Perak, Jombang pada Kamis (25/2/2022) malam.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Pelaku berinisial AS (53), warga Desa Sembung, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang. Pelaku mengaku kesal lantaran anaknya yang sakit tidak dijenguk oleh ketiga korban.

Kapolsek Perak, AKP Dwi Retno Suharti mengatakan, pelaku datang ke rumah mantan istri, bermaksud mempertemukan anaknya yang mengaku ingin bertemu dengan ibunya.

"Tiba di rumah mantannya, pelaku dan anaknya tidak dibukakan pintu. Saat diteriaki korban tidak mendengar. Pelaku mencoba masuk dan bertemu dengan mantan mertuanya dan terjadi cekcok serta penganiayaan," terang Retno, Jumat (25/2/2022).

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

Retno menambahkan, akibat penganiayaan itu, ketiga korban mengalami luka lebam. Korban paling parah dialami mantan mertua perempuan.

"Paling parah dialami mantan mertua pelaku yang mengalami luka di mulut hingga giginya lepas," jelas dia.

Usai melakukan penganiayaan, pelaku kemudian memecahkan kaca jendela hingga kejadian itu dilerai tetangga korban.

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Wisatawan Asal Surabaya Oleh Oknum Aremania Berakhir Damai

Sementara pelaku mengaku emosi karena anaknya yang sakit tidak dijenguk oleh mantan istrinya tersebut.

"Saya emosi, sehingga reflek memukul mereka. Sebab saat anak saya sakit tidak dijenguk ibunya. Padahal anaknya minta ketemu ibunya karena kangen. Saat datang justru tidak disambut dengan baik sehingga saya emosi," aku pelaku.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.