Senin, 22 Jun 2026 03:59 WIB

Ajak Menag Lebih Produktif, Pemuda Muhammadiyah Jatim Gagas Digitalisasi Masjid

Pengurus Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jatim sedang berdiskusi membahas dakwah digital. (Foto: PW Pemuda Muhammadiyah for jatimnow.com)
Pengurus Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jatim sedang berdiskusi membahas dakwah digital. (Foto: PW Pemuda Muhammadiyah for jatimnow.com)

Surabaya - Terhitung sejak Juni 2021 lalu program penyusunan roadmap dakwah digital yang digagas oleh Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jatim bergulir. Salah satu agendanya yakni digitalisasi masjid yang dalam waktu dekat akan dilaunching.

Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jatim Sobrun Jamil merasa terusik dengan statemen Menteri Agama (Menag) yang sering membuat gaduh. Terbaru soal azan di masjid dan gonggongan anjing. Sementara pihaknya sedang menghimpun masjid-masjid agar saling terhubung.

Baca Juga: Hak 255 Guru Madrasah Probolinggo Cair Usai Mengendap 8 Tahun

"Kami ini sedang berusaha menghimpun masjid-masjid di Jawa Timur agar saling terhubung dan fasilitasnya bisa diketauhi dan diakses masyarakat luas. Namun kondisi yang terjadi malah kementerian sibuk klarifikasi sana sini soal ucapan blunder menterinya. Kami sangat menyayangkan. Kami ingin masjid-masjid kita menjadi pusat aktivitas yang produktif," ujar Sobrun melalui siaran tertulisnya, Jumat (25/2/2022).

Sobrun juga mengajak semua lapisan untuk mengakhiri polemik tentang pengeras suara masjid ini. Niat pengaturan baik, cuma banyak kritik dari cara berkomunikasinya. Jadi lebih baik minta maaf saja secara terbuka.

Baca Juga: Jatim Anti Gesekan, Ansor dan Muhammadiyah hingga Pemuda Katolik Bersatu

"Sudah saatnya energi yang kita punya diarahkan kepada hal-hal yang lebih produktif. Gus Menteri sebaiknya minta maaf saja ke publik. Sebagai pejabat publik permintaan maaf itu sesuatu hal yang biasa dan lumrah. Akhiri pembelaan yang malah membuat gaduh. Apalagi ini bukan gaduh yang pertama," ujar Sobrun.

Sebagaimana diketahui bahwa Pemuda Muhammadiyah sejak tahun lalu sudah menyiapkan konsep digitalisasi masjid yang harapannya melalui proses itu dapat menghimpun informasi terkait dengan potensi masjid di Jatim kemudian menyajikannya dalam bentuk informasi yang bisa diakses oleh masyarakat umum.

Baca Juga: Kawal Pernyataan Presiden, Menag Dorong Indonesia Jadi Produsen Ide Islam Global

Diantara bentuk informasi yang disampaikan mulai dari fasilitas masjid, sarana dan pra sarana pendukungnya. Kegiatan kepemudaan atau remaja masjid.

"Kami menarget ada 3000-an masjid yang terintegrasi. Apa yang kita gagas ini pastinya menunjang program pemerintah untuk menguatkan persatuan dan kesatuan bangsa melalui jalinan silaturrahim digital. Pastinya juga punya efek kemanfaatan bagi warga sekitar masjid apapun latar belakangnya," ujar Sobrun.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.