Sabtu, 25 Jul 2026 16:05 WIB

Jatim Anti Gesekan, Ansor dan Muhammadiyah hingga Pemuda Katolik Bersatu

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 30 Des 2025 18:02 WIB
Forum Pemuda Lintas Agama Jatim bertemu di Citraland Surabaya untuk memupuk harmoni. GP Ansor, Muhammadiyah, hingga Pemuda Katolik bersatu cegah gesekan. (Foto: GP Ansor/jatimnow.com)
Forum Pemuda Lintas Agama Jatim bertemu di Citraland Surabaya untuk memupuk harmoni. GP Ansor, Muhammadiyah, hingga Pemuda Katolik bersatu cegah gesekan. (Foto: GP Ansor/jatimnow.com)

jatimnow.com - Di tengah dinamika sosial yang kerap memanas, para pemuda lintas agama Jawa Timur memilih jalan sunyi yang menyejukkan. Mereka berkumpul di Balai Paroki Santo Yakobus, Citraland, Surabaya, pada Senin malam (29/12) untuk meruntuhkan tembok prasangka.

Pertemuan bertajuk “Harmoni Dalam Kebersamaan” ini mempertemukan organisasi kepemudaan besar seperti GP Ansor, Pemuda Muhammadiyah, hingga Pemuda Katolik untuk memastikan Jawa Timur tetap menjadi rumah yang aman bagi semua keyakinan.

Baca Juga: Lita Machfud Arifin Raih Penghargaan Perempuan Inspiratif Jawa Timur 2026

Dialog ini bukan sekadar seremoni meja makan. Para pemimpin muda ini duduk melingkar, berbagi keresahan, dan merancang kolaborasi nyata agar perbedaan keyakinan tidak lagi menjadi sumbu konflik di tingkat akar rumput.

Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Musaffa Safril, yang memandu jalannya acara, menyebut bahwa kerukunan tidak jatuh dari langit. Menurutnya, harmoni memerlukan kerja keras dan kemauan untuk saling bertemu secara fisik.

"Ini wujud kesadaran kolektif kami. Harmoni dalam keberagaman tidak cukup hanya diteriakkan lewat slogan, tetapi harus dirawat melalui perjumpaan, dialog, dan kerja sama nyata," tegas Musaffa Safril di hadapan puluhan aktivis muda.

Menghapus Sekat di Balai Paroki Suasana malam itu mencairkan kekakuan yang sering muncul di ruang publik.

Kehadiran berbagai pimpinan organisasi mulai dari Pemuda Hindu, GAMKI (Kristen), GEMABUDHI (Budha), hingga Pemuda LDII dan PMII menunjukkan bahwa komunikasi lintas iman di Jawa Timur kini memasuki babak baru yang lebih inklusif.

Ketua Pemuda Katolik Jawa Timur yang menjadi tuan rumah malam itu merasakan betapa pentingnya frekuensi yang sama antar-pemuda. Ia menilai ruang perjumpaan seperti ini adalah fondasi paling dasar dari persaudaraan sejati.

Baca Juga: Survei BI Mei 2026: Indeks Keyakinan Konsumen Jatim Lampaui Nasional

"Ketika anak muda dari latar belakang berbeda mau duduk bersama dan saling mendengar, di situlah benih perdamaian benar-benar tumbuh," ujarnya.

Mengikis Prasangka Sejak Dini Senada dengan itu, Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur melihat dialog ini sebagai langkah strategis untuk menghalau penyebaran informasi keliru antar-kelompok agama. Baginya, keterbukaan adalah kunci untuk membangun kemajuan masyarakat secara bersama-sama.

"Dialog seperti ini membuka ruang untuk saling memahami sekaligus mengikis prasangka. Dari titik inilah kolaborasi untuk kemajuan warga Jatim bisa kita bangun," ungkapnya.

Pertemuan di Citraland ini merupakan sekuel dari perjumpaan perdana yang digelar di Kantor PW GP Ansor tahun lalu.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Konsistensi ini menunjukkan bahwa para pemuda di Jawa Timur tidak ingin kerukunan hanya menjadi tren sesaat, melainkan budaya organisasi yang mendarah daging.

Forum ini sepakat bahwa pemuda harus menjadi garda terdepan dalam meredam potensi gesekan sosial.

Mereka berkomitmen untuk membawa semangat inklusif ini ke daerah masing-masing, memastikan bahwa Jawa Timur tetap menjadi provinsi yang rukun, damai, dan beradab.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.