Rabu, 17 Jun 2026 17:45 WIB

Pemkab Kediri Gelontor 7.200 Liter Minyak Goreng ke Pasar Tradisional

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramono saat mengecek minyak goreng. (Foto: Dok Humas Pemkab Kediri)
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramono saat mengecek minyak goreng. (Foto: Dok Humas Pemkab Kediri)

Kediri - Pemerintah Kabuaten (Pemkab) Kediri mendistribusikan 7.200 liter minyak goreng ke sejumlah pasar tradisional. Pendistribusian ini merupakan salah satu upaya menanggulangi kelangkaan dan mahalnya minyak goreng di pasaran.

Minyak goreng tersebut akan didistribusikan ke 251 pedagang di 12 pasar tradisional yang ada di Kabupaten Kediri. Setiap pedagang di pasar, ini mendapatkan masing-masing 2-4 karton.

Bupati Kediri Himawan Hanindhito Pramono menerangkan, problem kelangkaan ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Kediri. Namun, juga terjadi di banyak wilayah lain seperti Lumajang bahkan kota besar seperti Surabaya.

Baca Juga: Putus Sekolah karena Rawat Ibu Sakit, Bupati Kediri Beri Beasiswa untuk Bunga

Pemkab Kediri sendiri terus berkomunikasi dengan produsen minyak goreng. Informasi yang diteriman dari salah satu produsen di Gresik, untuk produksi minyak goreng di tingkat produsen tidak ada penurunan. "Hari ini kita distribusikan khususnya untuk minyak goreng sederhana dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp13.500," ujarnya, Rabu (23/02/2022).

Mekanisme distribusi ini dilakukan langsung ke pedagang yang ada di pasar tradisional. Terlepas dari itu, pihaknya juga menerangkan permintaan minyak goreng di toko-toko juga banyak, namun demikian pihaknya meminta kepada pemilik toko baik kelontong maupun retail untuk bersabar.

Baca Juga: SPMB 2026 Kediri Berubah: TKA Jadi Nilai Tambah, Pendaftaran Sepenuhnya Online

Bupati yang acap kali terlihat mengendarai Vespa ini menegaskan akan menindak tegas pihak-pihak yang menjual di atas HET atau melakukan penimbunan migor ini. "Akan diberi sanksi tegas sesuai peraturan perundang-undangan," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih menyebutkan, untuk mendapatkan minyak goreng ini, pedagang harus menyiapkan KTP dan cash money yang diambil ke kordinator pasar yang telah ditunjuk Dinas Perdagangan.

Baca Juga: Pemkot Kediri Gelar Operasi Pasar Murni di 13 Titik Selama Ramadan, Harga Lebih Murah

Kebutuhan minyak goreng di Kabupaten Kediri saat ini mencapai 1.230 ton per bulan. "Jadi, dari produsen pedagang mendapatkan harga Rp12.500 jadi untung pedagang Rp.1.000 dan dijual sesuai HET Rp13.500," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.