Kamis, 18 Jun 2026 22:16 WIB

Putus Sekolah karena Rawat Ibu Sakit, Bupati Kediri Beri Beasiswa untuk Bunga

  • Penulis : Yanuar D
  • | Selasa, 05 Mei 2026 19:30 WIB
Mas Dhito bersama Bunga dan orang tuanya di Puncu. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Mas Dhito bersama Bunga dan orang tuanya di Puncu. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Suasana di Dusun Sumber Bahagia, Desa Gadungan Kecamatan Puncu terlihat seperti biasa. Namun tidak dengan kehidupan Bunga Febriana, anak berusia 16 tahun tersebut harus merelakan mimpinya demi merawat sang Ibu, Zainul Sarpianik (58) yang mengalami stroke.

Keputusan Bunga untuk berhenti sekolah, bukan sekadar karena merawat sang ibu, namun juga karena keterbatasan biaya. Hal ini terjadi saat pertama Sarpianik sakit, Suyanto  (ayah Bunga) memutuskan untuk menjual rumahnya pada tahun 2023, sekaligus menguras tabungan dari hasil usahanya demi pengobatan Sarpianik.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Dengan keterbatasan yang ada, Bunga memilih tidak melanjutkan sekolahnya di SMK YP 17 Pare sejak November 2025. Pun demikian, dalam benaknya Bunga masih memiliki harapan besar untuk bisa melanjutkan sekolah.

Hal ini diketahui saat Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mendatangi rumahnya. Saat ditanya Mas Dhito, Bunga mengaku masih bertekad untuk melanjutkan sekolahnya.

"Sekolah lagi ya nduk nanti bulan Juli," pinta Mas Dhito pada Bunga.

Dengan semangat, anak jurusan Desain Komunikasi dan Visual di sekolahnya itu tidak menolak permintaan Mas Dhito untuk kembali mengenyam pendidikan di SMK yang sama.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

"Nggih, mau," jawab Bunga.

Bupati muda itu memang sengaja datang langsung menemui Bunga untuk menggugah semangatnya. Terkait biaya sekolah, Mas Dhito berjanji akan memberikan Bunga beasiswa sekaligus memberikan modal usaha kepada sang ayah untuk membuka warung sehingga bisa berjualan sembari menjaga ibunya.

Mas Dhito mengatakan, pihaknya tidak menginginkan ada anak-anak di wilayahnya putus sekolah karena alasan biaya. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Kediri berkomitmen untuk terus menjaga agar anak-anak putus sekolah bisa kembali lagi mengenyam pendidikan seperti halnya Bunga.

Baca Juga: Rakor Forkopimda di Jogja, Mas Dhito Tegaskan Komitmen Jaga Kondusifitas Kediri

Dengan kedatangan Mas Dhito tersebut, Bunga Dipastikan akan kembali ke sekolah bulan depan. Dengan pemberian beasiswa, Mas Dhito berharap Bunga bisa menyelesaikan sekolahnya hingga lulus.

"Bulan depan kita masukan lagi adik Bunga ke sekolah, bantuan modal usaha juga kita berikan kepada bapaknya adik Bunga karena (beliau) masih pengen bekerja sambil menjaga istrinya," jelas Mas Dhito.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.