Sabtu, 13 Jun 2026 09:32 WIB

Reses di Krembangan, Imam Syafi'i Dicurhati Warga Soal ini

  • Penulis :
  • | Sabtu, 19 Feb 2022 17:19 WIB
Imam Syafi'i saat mendengar keluhan warga Dupak, Krembangan, Surabaya. (Foto: Rangga Sigit/jatimnow.com)
Imam Syafi'i saat mendengar keluhan warga Dupak, Krembangan, Surabaya. (Foto: Rangga Sigit/jatimnow.com)

Surabaya - Anggota Komisi A DPRD Surabaya Imam Syafi'i menggelar reses di Kelurahan Dupak, Krembangan, Surabaya. Kepada Imam, warga mengeluhkan tentang sengketa tanah, molornya honor satgas kesehatan, hingga bencana banjir tahunan di kawasan itu.

"Permasalahan sengketa tanah di sini mulai tahun 1976, yang di mana sengketa ini terjadi sesama ahli waris, dan juga ada gugatan dari pihak lain sehingga kita saat ingin mengurus selalu di pending karena hal tersebut," ujar Joko Aji Suroso salah satu peserta reses.

Baca Juga: Catatan Kritis DPRD Surabaya di Moment HJKS ke 733

Selain itu, banyak warga yang mengaku kesulitan melakukan pengurusan akta kelahiran. Sekali mengurus, akta itu tak kunjung selesai, bahkan sejak tiga tahun silam.

"Anaknya sudah 7 tahun tetapi akta kelahirannya masih mengambang karena adanya NIK ganda, dan sampai sekarang anaknya tidak bisa mendaftar ke sekolah dasar karena tidak ada akta kelahiran," keluh Eki salah satu warga.

Sementara itu, salah satu Kader Kesehatan RW 01 Sidorukun Sahnas Anindita mengeluhkan jika honor kesehatan sejak bulan Januari belum juga turun.

"Untuk bulan kemaren dan bulan ini masih belum turun, kita belum tau kapan, karena saat menerima kami diharuskan tanda tangan terlebih dahulu. Sebenarnya kami kerja itu menurut apa yang pusat minta untuk mengisi aplikasi Sayang Warga, secara langsung kita butuh kouta, dan kami kira setelah itu turun biaya intensif tersebut, dan juga berat bagi ibu-ibu yang istilahnya 'Gaptek', ya kami berharap setiap bulan itu turun," beber Sahnas.

Menanggapi hal itu, Imam Syafi'i berkomitmen akan membawa permasalahan warga ini kepada Pemkot Surabaya. Ia berjanji hak-hak yang seharusnya dimiliki warga seperti honor kesehatan akan secepatnya ia tuntaskan bersama Pemkot Surabaya.

Baca Juga: APBD Surabaya Rp12,7 Triliun, Difabel Desak Perda Perlindungan

"Ya kami menyesalkan teman-teman di dewan terutama di bidang anggaran, yang seharusnya anggaran APBD sudah disetujui, tetapi telat dibayarkan dan gagal dibayarkan kami turut prihatin, ini adalah wajah buruk manajemen pemerintahan kota terutama persoalan penggajian, biaya insentif kader dan relawan," ucap Imam.

"Ya itu haknya orang, apa karena mereka jadi diperlambat, makin cepat makin baik," imbuhnya.

Pihaknya juga berjanji akan membantu melakukan peninjauan tentang mekanisme kerja pengurusan catatan sipil, mulai di kelurahan hingga ke dinas kependudukan dan catatan sipil.

Baca Juga: Cara Politisi Gerindra Surabaya Berbagi Kebahagiaan dengan Ojol Moment Idul Adha

"Nanti kami selidiki lebih lanjut soal akte kelahiran yang tidak jadi, apakah adanya data ganda, NIK ganda atau tidak ada sama sekali," kata Imam.

"Saya juga akan menindak pihak-pihak ASN yang mempersulit pengurusan dan akan saya langsung pindahkan ke daerah-daerah pinggir," sambungnya.

Reporter: Rangga Sigit Cahyono

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.