Jumat, 19 Jun 2026 13:01 WIB

Terendam Banjir, 220 Hektare Sawah di Ponorogo Terancam Gagal Panen

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 15 Feb 2022 13:06 WIB
Sawah 220 hektare di Ponorogo terendam banjir (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Sawah 220 hektare di Ponorogo terendam banjir (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Tidak hanya merendam sejumlah rumah, banjir juga menggenangi ratusan hektare sawah di Ponorogo. Akibatnya, sawah di Ponorogo terancam gagal panen atau mengalami fuso.

"Ada 220 hektare sawah yang terendam," ujar Petugas Organisme Pengendali Tanaman (POPT) Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan) Ponorogo, Suwarni, Selasa (15/2/2022) .

Baca Juga: Ratusan Hektare Lahan Padi dan Jagung di Jember Diserang Hama Tikus

Dia menjelaskan, 220 hektare itu nanti jika air surut bisa pulih dan kembali produksi. Namun jika tidak surut, bisa terancam fuso.

Menurutnya, saat ini belum bisa memastikan semua fuso. Karena sesuai mekanisme, akan diamati 3 sampai 4 hari. Jika bisa surut kemungkinan tanaman bisa normal lagi. Bisa jadi tanaman padi malai terendam tidak bisa produksi lagi.

Baca Juga: Pakar Ungkap Bahaya El Nino Godzilla 2026 dan Langkah Mitigasinya

Dia menjabarkan bahwa 220 hektare sawah yang terendam berusia 30-40 hari yang di Kecamatan Sukorejo.

Bagian selatan, kata dia, seperti di Kecamatan Bungkal dan Sambit berusia 60-65 hari. "Ini yang agak rawan itu, waktunya pengisian keluar malai (bunga) itu kan tidak jadi, akan gagal produksi, " tambahnya

Baca Juga: Dari Pinggir Sawah, Pelajar Jabon Sidoarjo Lawan Krisis Moral

Sementara itu, salah satu petani, Wito warga Desa Winong,Kecamatan Jetis, menjelaskan sawah miliknya terendam banjir sudah mulai kemarin siang.

"Luapan sungai arah dari Ngampel ke sini. Padi sudah umur 2 bulan. Ga tahu, kalo begini terus, ga panen. Kalau kering ya panen," katanya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.