Kamis, 18 Jun 2026 00:48 WIB

13 Pasangan Terjaring Razia Malam Valentine di Kota Mojokerto

Salah satu pasangan ketika terjaring razia valentine oleh Satpol PP Kota Mojokerto. (Foto: Herman for jatimnow.com)
Salah satu pasangan ketika terjaring razia valentine oleh Satpol PP Kota Mojokerto. (Foto: Herman for jatimnow.com)

Mojokerto - Sebanyak 13 pasang sejoli terjaring razia hari valentine di beberapa hotel dan rumah kos di Kota Mojokerto, Senin (14/2/2022) malam.

Plt Kasatpol PP Kota Mojokerto, Heryana Dodik Murtono mengatakan, dari 13 pasangan itu ada beberapa orang yang tidak membawa identitas diri.

Baca Juga: BKPSDM Tulungagung Periksa Anggota Satpol PP yang Berjaga di Kantor Disbudpar

"Semua pasangan yang terjaring berada di satu kamar baik di hotel dan rumah kos yang kami razia. Ada juga yang masih belum punya KTP," kata Dodik kepada wartawan, Selasa (15/2/2022).

Ia menambahkan, dari 13 pasangan yang terjaring ada seorang pemuda yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA).

"Dari beberapa tempat yang kami razia ada yang berduaan di kamar. Ada 3 yang kalangan pelajar sekolah menengah atas," bebernya.

Baca Juga: Belasan Reklame Rokok Ilegal Dicopot Satpol PP Tulungagung

Kepala DPMPTSP ini juga menjelaskan, pihaknya tidak bisa memastikan perbuatan para pasangan di dalam kamar, namun mereka tidak bisa menunjukkan bukti surat nikah.

"Kamar kan sedang dikunci. Waktu kita ketuk, Kita tidak bisa mendapati apa yang mereka lakukan secara langsung. Tapi memang apabila ada bukan suami isti dilihat dari identitasnya, otomatis akan kita bawa, karena melanggar Perda (Peraturan Daerah) Kota Mojokerto Nomor 3 Tahun 2021," tegas Dodik.

Baca Juga: Balai Pemuda, Surat Pengosongan, dan Teori Pintu Terbuka

Selanjutnya, 13 pasangan itu kemudian dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Mojokerto guna pengambilan data dan pembinaan. Untuk seorang pria yang menunggu salah satu wanita, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

"Kita lakukan pembinaan dan pendataan. Mereka sudah tercatat namanya, apabila nanti ketahuan melanggar seperti ini lagi akan ada sanksi yang lebih berat. Sedang kita dalami, apakah itu disebut prostitusi online atau tidak. Kalau prostitusi online di Perda dan Perwali tidak mengatur. Maka akan kita serahkan ke pihak kepolisian," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.