Jumat, 19 Jun 2026 14:30 WIB

Beberapa Wilayah di Ponorogo Diterjang Banjir, BPBD Ungkap Penyebabnya

Warga Dukuh Mantup, Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis dievakuasi oleh petugas. (Foto: Pemkab Ponorogo/jatimnow.com)
Warga Dukuh Mantup, Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis dievakuasi oleh petugas. (Foto: Pemkab Ponorogo/jatimnow.com)

Ponorogo - Kabupaten Ponorogo diterjang bencana banjir, Senin (14/2/2022). Ada belasan titik banjir di Bumi Reog. Ketinggian dilaporkan mulai 10 hingga 50 centimeter.

"Hujan semalaman memang di Ponorogo," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, Jamus Kunto Purnomo, Senin sore.

Baca Juga: Akses Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Mulai Dibuka Dengan Sistem Buka Tutup

Hal itu membuat daerah tangkapan air (DAT) atau catchment area wilayah Ponorogo sekitarnya tak kuat menampung aliran air. Seperti Sungkur, Bulukerto, Purwantoro dan Slogohimo.

"Jadi airnya itu meluber. Akhirnya ke berbagai wilayah di Ponorogo," kata Jamus.

Hingga saat ini sudah ada 12 titik tanggul jebol. Sehingga menyebabkan 19 titik bencana banjir dan longsor di wilayah Ponorogo.

"Kauman, Blembem, Sumoroto, Kepekan, Nambakan, Kali Pelem, Kali Selo Payung, Kali Keyang, Nambak, Grogol, Kali Sono, Kali Sobo, penuh airnya semoga segera surut," terangnya.

Baca Juga: Material Batu Longsor, Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Kembali Ditutup

Tapi dia tidak bisa memprediksi nanti seperti apa. Pasalnya cuaca saat ini juga masih mendung.

Saat ini, tim evakuator bersama Tagana, Dinsos membawa logistik untuk warga yang terdampak.

Jamus pun berpesan agar seluruh masyarakat menjaga kebersihan sungai. Sebab, saat ini banjir yang terjadi karena sumbatan sampah.

Baca Juga: Info Cuaca Jatim, Probolinggo Waspada Hujan Lebat, Daerah Lain Terkendali

"Warga harus waspada beberapa kali hujan turun terutama daerah banjir. Agen bencana harus bersiap," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.