Kamis, 18 Jun 2026 16:23 WIB

Bawa Kabur Motor Milik Kenalan di Medsos, Pria Banyuwangi Ditangkap saat Ngaji

Sulton Akbar dan Sayadi diamankan Polsek Genteng. (Foto: Rony Subhan/jatimnow.com)
Sulton Akbar dan Sayadi diamankan Polsek Genteng. (Foto: Rony Subhan/jatimnow.com)

Banyuwangi - Sulton Akbar (22), pria asal Desa Tamansari, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi diamankan polisi lantaran membawa kabur motor Honda Scoopy milik Vika Susanti. Korban yang warga Jember, baru kenal pelaku melalui media sosial (Medsos).

Ceritanya, mereka kenal di Medsos. Lalu janjian bertemu pertama kali di salah satu kafe di Kabupaten Jember. Korban mengaku kenal pelaku baru tiga hari, dan tiga kali pertemuan. Terakhir mereka bertemu di Banyuwangi.

Baca Juga: Pelarian Bo Feng Mei Berakhir di Surabaya Setelah 14 Tahun

Kapolsek Genteng Kompol Sudarmaji mengatakan, mereka berdua bertemu tiga kali. Dua kali bertemu di wilayah Jember, dan sekali di Banyuwangi. "Setelah kenal di Medsos mereka bertemu di kafe di wilayah Kabupaten Jember," terangnya, Rabu (9/2/2022).

Lanjut Sudarmaji, lantas pelaku berencana bertemu di SPBU Kalibaru Banyuwangi. Pelaku beralasan mengajak korban ke pernikahan teman. Koran tanpa curiga menyanggupi. Keduanya mengendarai motor Honda Scoopy nopol DK 6820 ABE.

Di tengah perjalanan korban merasa haus. Lalu meminta pelaku berhenti sebentar untuk membeli air mineral. Saat korban turun membeli air mineral, pelaku langsung membawa kabur motor tersebut.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

"Nah, pada saat korban membeli air mineral itulah motor dibawa kabur oleh pelaku," kata Sudarmaji. Kejadian itu di jalan raya Jember, tepatnya di depan kolam pemancingan Ikan P. Totok di wilayah Wadung Barat.

Aksi itu, lanjut Sudarmaji, tidak dilakukan sendiri. Pelaku merencanakan kejahatan bersama temannya bernama Muhamad Sayadi (22), warga Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng. Sayadi ini bertugas menjualkan motor hasil kejahatan.

"Kedua pelaku kita tangkap berdasarkan info yang kita dapat dari korban. Pelaku pernah mengirim uang ke korban. Dari buku rekening itu kita dapati jejak pelaku dan melanjutkan penyelidikan," jelasnya.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Kata Sudarmaji, pelaku ditangkap saat ngaji di salah satu pondok pesantren di wilayah Kecamatan Genteng. Sementara motor pelaku yang sempat dijual, sampai saat ini belum bisa diketemukan. Motor korban dijual melalui online dan laku Rp5 juta.

Kedua pelaku dijerat Pasal 378 dan Pasal 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.