Senin, 22 Jun 2026 19:48 WIB

Tersangka Penyalahgunaan Pupuk Bersubsidi di Ponorogo Sudah Bertransaksi 10 Kali

Praktik jual beli pupuk bersubsidi ilegal dibongkar Polres Ponorogo (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Praktik jual beli pupuk bersubsidi ilegal dibongkar Polres Ponorogo (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Tersangka kasus jual beli pupuk bersubsidi ilegal di Ponorogo, yaitu Bagus Yudha Kristiawan (28) dan Bondajdi (58), ternyata sudah 10 kali melakukan transaksi.

Kapolres Ponorogo, AKBP Catur Cahyono Wibowo mengatakan, aksi itu dilakukan kedua tersangka sejak Desember 2021.

Baca Juga: Satu Abad Gontor: Wamenag Puji Peran Pesantren Cetak Generasi Mendunia

"Jadi sudah sebulan ini mereka melakukan jual beli pupuk bersubsidi secara ilegal," ujar Catur, Jumat (28/1/2022).

Menurut Catur, dalam satu bulan itu, kedua tersangka telah bertransaksi 10 kali. Jika dijumlahkan, aksi culas mereka menjual pupuk bersubsidi secara ilegal itu mencapai 90 ton.

Baca juga:  Jual Beli Pupuk Subsidi Secara Ilegal, 2 Warga Pulung Ponorogo Diringkus

"Truk yang mereka pakai bisa membawa sekitar 9 ton pupuk sekali angkut. Jika dikalikan 10 transaksi sudah 90 ton," beber mantan Kapolres Batu ini.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Catur menambahkan, dari keterangan tersangka, suplai pupuk bersubsidi tersebut didapat dari seseorang yang berada di Madura. Saat ini dalam masih dalam tahap pengembangan.

Disinggung soal keterkaitan dengan kasus serupa yang berada di Nganjuk beberapa waktu lalu, Catur masih belum memastikan. Sebab saat ini masih dalam pengembangan.

"Ada atau tidaknya dengan yang di Nganjuk masih kita dalami," tambah dia.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Paktik jual beli pupuk bersubsidi tak berizin itu dibongkar Satreskrim Polres Ponorogo. Selain menangkap dua orang, mereka juga menyita barang bukti 11,45 ton pupuk.

Kasus itu dibongkar menyusul laporan warga yang menyebut terjadi kelangkaan pupuk bersubsidi. Meski ada yang menjual secara bebas, tapi harganya di atas subsidi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.