Rabu, 17 Jun 2026 19:42 WIB

Cara Puskesmas Manduro Mojokerto Peringati Hari Gizi Nasional 2022

Kepala Puskesmas Manduro, dr Siska Widiyanti saat memberikan penyuluhan. (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Kepala Puskesmas Manduro, dr Siska Widiyanti saat memberikan penyuluhan. (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

Mojokerto - Puskesmas Manduro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto menggelar kegiatan dalam rangka Hari Gizi Nasional 2022.

Hari Gizi Nasional tahun 2022 mengusung tema "Aksi Bersama Cegah Stunting dan Obesitas", dilaksanakan di SMP Negeri 2 Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Kegiatan itu dilakukan dengan pemeriksaan lingkar lengan atas, indeks massa tubuh, pemberian zat besi dan pencegahan stunting serta pencegahan pernikahan dini.

Kepala Puskesmas Manduro, dr Siska Widiyanti mengatakan, stunting merupakan gangguan dan perkembangan anak akibat kurang gizi yang ditandai tinggi badannya kurang atau di bawah standar.

"Kegiatan ini pentingnya kesehatan gizi dan makanan. Stunting pada anak menyebabkan terganggunya perkembangan otak, metabolisme tubuh dan pertumbuhan fisik," kata Siska, Selasa (25/1/2022).

Menurut Siska, stunting dan obesitas ini harus ditangani bersama agar meningkatkan sumber daya manusia yang bersaing.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia menghadapi stunting dan obesitas. Stunting itu bukan karena keturunan, itu bisa dicegah dari pola makan, isi piring dari makanan pokok, lauk pauk, sayur mayur dan buah buahan," tukasnya.

Obesitas bisa menyebabkan penyakit jantung, diabetes melitus atau kencing manis dan hipertensi atau darah tinggi.

Obesitas bisa dicegah dengan mengkonsumsi buah dan sayur, mengurangi gula, garam dan lemak serta berolahraga secara rutin.

Baca Juga: Puskesmas di Surabaya Tetap Buka Selama Ramadan 2026, Ini Jadwal Layanannya

"Semua itu kita berikan informasi ke siswa agar menjaga kesehatannya dengan makan yang bergizi," tukasnya.

Sementara Plt Kepala Sekolah SMPN 2 Ngoro, Nurul Cholidi menjelaskan, pihaknya merasa senang karena dilibatkan dengan giat Hari Gizi Nasional.

"Semua siswa senang, kita bisa menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi, kurangi makanan siap saji. Ke depannya kita juga akan mendirikan kantin gizi, nanti makanan yang ada di kantin harus yang bergizi," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.