Kamis, 18 Jun 2026 22:58 WIB

Mahasiswa Ubaya Meninggal di Gunung Penanggungan, Rektor Bertanggung Jawab

Pihak Rektorat Ubaya saat berkunjung ke rumah duka Erfando Ilham Nainggolan di Jalan Bulak Banteng Madya, Kenjeran, Surabaya. Minggu (23/1/2022). (Foto: Humas Ubaya/jatimnow.com)
Pihak Rektorat Ubaya saat berkunjung ke rumah duka Erfando Ilham Nainggolan di Jalan Bulak Banteng Madya, Kenjeran, Surabaya. Minggu (23/1/2022). (Foto: Humas Ubaya/jatimnow.com)

Surabaya - Rektor Universitas Surabaya (Ubaya) Dr. Benny Lianto menyatakan akan bertanggung jawab penuh atas pembiayaan mahasiswa Fakultas Psikologi, Erfando Ilham Nainggolan yang meninggal dunia saat mendaki Gunung Penanggungan, Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Selain memberikan santunan kepada keluarga korban pihaknya juga akan menanggung biaya sejak dari rumah sakit hingga proses pemakaman.

Baca Juga: 22 Lulusan SMA Santo Carolus Surabaya Berhasil Tembus PTN

Erfando dinyatakan meninggal Minggu sekitar pukul 01.00 dini hari akibat kelelahan setelah mengikuti kegiatan Mapaus Adventure Training XXXV di Gunung Penanggungan.

"Civitas akademika Ubaya mengungkapkan duka mendalam kepada keluarga. Erfando Ilham Nainggolan sedang mengikuti pendidikan karakter di Trawas. Namun Tuhan berkehendak lain. Saya parcaya almarhum mendapat tempat di rumah Bapa," kata Benny melalui keterangan tertulisnya, Senin (24/1/2022).

Saat ini korban berada di rumah duka di Jalan Bulak Banteng Madya, Kenjeran, Surabaya dan direncanakan pemakanan akan dilakukan pada tanggal Senin, (24/1) pukul 16.00 di TPU Keputih Surabaya.

Baca Juga: Mahasiswa FIK Ubaya Sabet Tiga Gelar di Asian Student Fashion Week 2026

Humas Ubaya Hayuning Purnama mengatakan Erfando saat itu mengikuti Mapaus Adventure Training, bersama 12 orang peserta lainnya. Mereka berangkat dari Ubaya kampus II pada tanggal 19 Januari 2022 berkemah di Kawasan Perhutani Trawas, Mojokerto hingga tanggal 20 Januari 2022.

Baca Juga: Mahasiswa Ubaya Tewas saat Mendaki Gunung Penanggungan Trawas Mojokerto

Setelah itu dilanjutkan pendakian ke Gunung Penanggungan, Trawas hingga 23 Januari 2022.

Baca Juga: Reforma Agraria Dinilai Penting untuk Ketahanan Pangan Nasional

Adapun kronologi kejadian wafatnya adalah pada tanggal 22 Januari 2022 sekitar pukul 22.00 Erfando Ilham Nainggolan menyampaikan kelelahan kepada panitia.

"Kemudian panitia memanggil Ranger Gunung Penggungan untuk dievakuasi. Setiba di pos 1 Erfando Ilham Nainggolan sudah dinyatakan meninggal dunia oleh petugas kesehatan. Jenasah sempat dibawa ke Puskesmas Trawas dan dilakukan pemeriksaan lanjutan di RSUD Dr. Soekandar, Mojosari," katanya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.