Senin, 15 Jun 2026 09:06 WIB

Pria Difabel Terlihat di Atas Kayu Terhanyut Arus Sungai Brantas Mojokerto

Kapolsek Ngoro Kompol Subiyanto saat mengecek TKP dugaan orang difabel hanyut. (Foto: Kapolsek Ngoro for jatimnow.com)
Kapolsek Ngoro Kompol Subiyanto saat mengecek TKP dugaan orang difabel hanyut. (Foto: Kapolsek Ngoro for jatimnow.com)

Mojokerto - Seorang pria diduga terhanyut arus Sungai Brantas saat buang air besar di Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Diketahui korban yakni Suwanto alias Wawan, seorang difabel warga Desa Kutogirang, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Dorong Instansi dan Perusahaan Lebih Peduli Disabilitas

Kapolsek Ngoro, Kompol Subiyanto mengatakan, dugaan korban hanyut terbawa arus Sungai Brantas itu setelah warga menemukan motor yang sudah dimodifikasi dengan roda 3 serta kursi roda itu ditemukan tanpa ada pemiliknya.

"Korban masuk lewat lapangan sepak bola yang berada ditepi Sungai Brantas diduga mau buang air besar. Lalu ada saksi Juwari yang tahu ada orang mengendarai motor roda tiga didatangi, korban meminta tolong untuk menurunkan kayu yang ada di atas motornya katanya mau buang air besar," kata Subiyanto, Kamis (20/1/2022).

Mantan Kapolsek Trowulan ini menambahkan, saksi lalu balik ke warung. Satu jam kemudian, ia kembali untuk melihat korban, namun korban tidak terlihat.

Baca Juga: Pencari Ikan yang Tenggelam di Sungai Brantas Tulungagung Ditemukan Tewas

"Saksi turun lagi kepinggir Brantas digunakan buang air besar ternyata korban sudah tidak ada, hanya tinggal baju, sarung, sepeda motor roda tiga dan kursi roda milik korban," ungkap Subiyanto.

Masih kata Subiyanto, mengetahui korban tidak ada ditempat, lalu Juwari meminta bantuan ke Senari untuk ikut mencari.

"Sekitar kurang lebih 500 meter dari tempat buang air kecil saksi mengetahui korban di atas kayu terbawa arus Sungai Brantas sambil tangannya mengayun-ayun ke air," tukasnya.

Baca Juga: Warga Tulungagung Hilang saat Berburu Ikan Mabuk di Sungai Brantas

Hingga saat ini, pihak kepolisian dan Basarnas masih melakukan pencarian kepada korban yang sampai sekarang belum ditemukan.

"Menurut keterangan ibu kandung korban Darmani Nidoma korban sudah lima hari tidak pulang. Kami sudah menghubungi Basarnas dan saat ini korban masih dalam pencarian. Mudah-mudahan cepat ditemukan dalam kondisi hidup," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.