Kamis, 18 Jun 2026 07:35 WIB

Cabuli 7 Siswi SMP di Rumah Istri Siri, Pelatih Jaranan Dibekuk Polresta Malang

Polresta Malang Kota menggelar konferensi pers kasus pencabulan terhadap 7 siswi SMP yang dilakukan pelatih jaranan YR. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Polresta Malang Kota menggelar konferensi pers kasus pencabulan terhadap 7 siswi SMP yang dilakukan pelatih jaranan YR. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

Malang - Polresta Malang Kota berhasil membekuk YR (37) pelatih tari jaranan yang dilaporkan telah mencabuli 7 siswi sekolah menengah pertama (SMP).

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan dugaan persetubuhan dan pencabulan tersebut mereka terima pada tanggal 17-18 Januari 2022 kemarin. Setelah ada laporan tersebut petugas dari Satreskrim langsung turun tangan dan menangkap pelaku.

Baca Juga: Pensiunan Guru SMA di Kediri Cabuli 12 Bocah, Ngaku Dipengaruhi Makhluk Gaib

"Modus yang dilakukan pelaku dia menyuruh para korban mengikuti meditasi ritual jaranan. Mereka pun dibawa ke satu kamar lalu diraba dicabuli, bahkan juga disetubuhi. Jadi dari 7 korban ada 6 yang disetubuhi dan dicabuli dan 1 mendapat perlakukan pencabulan," papar Budi Hermanto.

Korban yang masih berusia sekitar 12 hingga 15 tahun memberikan keterangan kepada penyidik, bahwa pelaku berpura-pura menuliskan sesuatu di badan para korban. Tapi tidak ada tulisan apapun.

"Dan korban semua merupakan satu kelompok tari yang belajar tari ke pelaku. Kasus ini terungkap berkat peran serta masyarakat. Kita juga terbuka menerima laporan bila ada korban-korban lainnya," ujar Buher, sapaan Budi Hermanto.

Meski awalnya pelaku tidak mengakui perbuatan terhadap persetubuhan dan pencabulan, namun dari hasil penyidikan bukti-bukti visum dan keterangan saksi-saksi sesuai dengan waktu dan kejadian yang ada.

"Akibat perbuatannya pelaku dikenakan pasal 81 UU 35 tahun 2014 itu termasuk 82 UU RI 35 tahun 2014 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," paparnya.

Baca Juga: 2 Pekerja Pabrik Rokok di Malang Bakar Gudang Usai Aksi Penggelapannya Terendus

Lanjut Buher, para korban mengalami pencabulan dan persetubuhan berbeda-beda, ada yang 1 kali hingga 2 kali. Petugas pun masih terus melakukan penyidikan.

"Korban mau karena pelaku memberikan iming-iming suatu cerita bila mengikuti ritual mereka bisa cepat menari jaranan dengan baik," bebernya.

Untuk itu ia mengimbau kepada keluarga korban atupun yang mengetahui menjadi korban menjadi tindak pidana segera melaporkan, petugas pun akan menjaga kerahasiaan pelapor maupun korban.

Baca Juga: Polres Malang Ungkap Pencabulan Berkedok Pengobatan Alternatif di Gedangan

"Bukan itu saja kita bakal melibatkan tim trauma healing bekerjasama dengan PP2A untuk memberikan dampingan dan penanganan terhadap para korban," imbuhnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Malang, Kompol Tinton Yudha Riambodo menambahkan pelaku melakukan tindakan tersebut di lantai 2 rumah istri sirinya.

"Jadi mereka berlatihnya di lantai 1 dan pelaku melakukan perbuatannya di lantai 2 dengan modus meditasi dan ritual. Setelah terperdaya pelaku pun melakukan aksi tak senonohnya. Untung saja dari perbuatan pelaku tidak ada korban yang sampai hamil," tutupnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.