Kamis, 18 Jun 2026 19:38 WIB

Polisi Komitmen Rampungkan Kasus Pencabulan yang Menjerat Anak Kiai di Jombang

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Rabu, 19 Jan 2022 08:20 WIB
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko. (Foto: Dok)
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko. (Foto: Dok)

Surabaya - Polda Jatim telah menetapkan MSA (39), anak kiai di Jombang ke dalam daftar pencarian orang (DPO), atas kasus dugaan pencabulan. Ini menyusul tersangka tidak berada di tempat tinggalnya dan tiga kali mangkir dari panggilan polisi.

Korps Bhayangkara pun berkomitmen merampungkan kasus tersebut hingga tuntas. Juga berjanji memburu tersangka dan segera melimpahkannya ke kejaksaan.

Baca Juga: Lomba Pioneering Latih Kekompakan dan Mental Santri Nurul Jadid

"Kalau pekerjaan kami itu melakukan penyidikan, pemberkasan dan penyerahan kepada kejaksaan. Dan kejaksaan sudah menyatakan lengkap, maka kami harus serahkan yang bersangkutan," tegas Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Rabu (19/1/2022).

Menurut Gatot, fakta bahwa MSA tidak berada di lingkungan pondok pesantren itu terungkap ketika tim dari Ditreskrimum Polda Jatim berniat memberikan surat pemanggilan terhadap tersangka.

Baca Juga: Polda Jatim Keluarkan Surat Penerbitkan DPO untuk Anak Kiai di Jombang

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Sebab, berkas perkara tahap 1 tersangka, sudah dinyatakan lengkap P21 oleh Kejati Jatim. Polisi berupaya melimpahkan tersangka dan alat bukti pada tahap 2 untuk segera disidangkan.

"Kami menyerahkan surat panggilan, namun pihak keamanan menyatakan bahwa yang bersangkutan tidak ada di situ. Otomatis kami menerbitkan DPO. Seandainya yang bersangkutan sebagai warga negara yang baik, dia harus mengikuti proses aturan hukum yang berlaku," jelasnya.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Selain itu, dalam hal ini penyidik Polda Jatim juga telah melakukan upaya persuasif.

"Langkah persuasif sudah dilakukan. Kami sudah melakukan komunikasi dengan berbagai pihak dan membantu bagaimana yang bersangkutan itu bisa mematuhi hukum. Kami berharap kepada pihak MSA, patuh kepada aturan hukum yang ada," tandas Gatot.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.