Sabtu, 20 Jun 2026 07:02 WIB

Aksi Kejar-kejaran Warnai Penangkapan Jambret di Jalan Kapas Krampung

Barang bukti hasil penjambretan yang berhasil diamankan polisi. (Foto: Humas Polrestabes Surabaya)
Barang bukti hasil penjambretan yang berhasil diamankan polisi. (Foto: Humas Polrestabes Surabaya)

Surabaya - Kawanan jambret yang kerap nekat beraksi saat siang bolong di Jalan Kapas Krampung nyaris jadi bulan-bulanan warga. Beruntung saat kejadian tersebut anggota Tim Khusus Satlantas Polrestabes Surabaya yang berpatroli sehingga langsung mengamankan keduanya.

Usai diamankan mereka digelandang dan diserahkan ke Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk diproses hukum. Kedua bandit jalanan itu itu adalah AW asal Jalan Bulak Banteng Suropati dan MAR asal Jalan Wonokusumo Jaya, Surabaya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

"Keduanya, telah menjambret kalung emas milik Harytanto Hendrata Wijaya pada Sabtu (15/1/2022) sekitar pukul 09.00 WIB," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana, Senin (17/1/2022).

Korban mengendarai motor saat itu melintas di Jalan Kapas Krampung menuju ke rumahnya daerah Putroagung. Korban saat itu juga mengenakan kalung emas. Tepat sesampainya di jalan tersebut, korban dipepet oleh dua orang pelaku yang berboncengan dengan menggunakan kendaraan matik.

Kemudian pelaku yang berada di belakang motor langsung menarik kalung emas yang berada di leher korban dan melarikan diri.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

"Sebelumnya, pelaku ini sudah di curigai petugas Satreskrim yang patroli, dikarenakan plat motor pelaku diketahui plat palsu," jelas AKBP Mirzal.

Benar saja, usai menjambret, ketika pelaku melarikan diri, petugas langsung berusaha merobohkan kendaraannya di perempatan Jalan Karang Asem, Surabaya.

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

Pelaku tetap berusaha melarikan diri. Akhirnya berhasil dihadang polisi lalu lintas yang saat itu sedang melakukan pengaturan di perempatan tersebut. "Keduanya ini, sudah beberapa kali melakukan curas di wilayah Surabaya," pungkas Mirzal.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.