Senin, 22 Jun 2026 17:02 WIB

Warung Bebek Cak Mangun Kota Probolinggo yang Bikin Stafsus Jokowi Penasaran

Pelanggan menikmati makanan di Warung Bebek Cak Mangun Kota Probolinggo (Foto: Mahfud Hidayatullah/jatimnow.com)
Pelanggan menikmati makanan di Warung Bebek Cak Mangun Kota Probolinggo (Foto: Mahfud Hidayatullah/jatimnow.com)

Probolinggo - Bagi orang Kota Probolinggo, Warung Bebek Cak Mangun Jalan KH Mansur Kelurahan Mayangan, tentu sudah tidak asing. Warung ini dikenal dengan rasanya yang khas dan harga terjangkau.

Warung Bebek Cak Mangun memiliki cita rasa dan khas masakan Proboliggo dengan perpaduan rempah dan bumbu rawon. Sehingga tak heran bila banyak pelanggan dari luar maupun dalam kota berdatangan.

Baca Juga: Polusi Asap PT KTI Resahkan Warga Kelurahan Mayangan Probolinggo

"Di sini pelanggannya dari dalam dan luar kota. Bahkan pernah juga Aminuddin Ma'ruf, Stafsus Presiden Jokowi berkunjung ke warung saya," ungkap Suprianto yang akrab disapa Cak Mangun, Sabtu (15/1/2022).

Warga Jalan Anggrek Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo itu menjelaskan, usahanya itu dirintis bersama istrinya Munawaroh (41) sejak Tahun 2013 dan bertahan sampai sekarang.

"Selama 9 tahun berjalan, usaha warung bebek ini alhamdulillah terus digandrungi pelanggan," tutur Suprianto.

Suprianto membuka warung kuliner tersebut setelah terkena PKH masal sebagai karyawan perusahan pada tahun itu.

"Dulunya saya menjadi sales kecap di wilayah Probolinggo-Situbondo," jelas dia.

Dekan tekat dan niat bulat serta kerja keras, Suprianto kini sudah bisa memperoleh omzet Rp 150 juta per bulan serta bisa mempekerjakan 7 karyawan.

Baca Juga: UMKM Kuliner Jatim di IIFEX 2026, Bertahan dan Tumbuh di Tengah Perubahan Zaman

"Awal setahun merintis usaha omzet warung berkisar Rp 30 juta per bulan. Waktu itu masih buka di stan PKL Alun-alun Kota Probolinggo," ungkapnya.

Suasana di Warung Bebek Cak Mangun Kota ProbolinggoSuasana di Warung Bebek Cak Mangun Kota Probolinggo

Akhinya pada Tahun 2019, Suprianto mampu membeli sebidang tanah di Jalan KH Mansyur Kelurahan/Kecamatan Mayangan dan dijadikan tempat usahanya saat ini.

"Dengan berwirausaha bisa mendapatkan keutungan dan bisa membuka lapangan kerja bagi orang lain," tutur dia.

Baca Juga: Monitoring Dua SPPG, Ini Kata Satgas MBG Probolinggo

Keberhasilan Suprianto tidak diperoleh secara instan. Dia menceritakan pengalaman pahit, salah satunya hanya mendapatkan penghasilan Rp 50 ribu dalam sehari.

"Tapi saat itu saya tetap bertahan dan konsisten membuka usaha ini," tambah bapak dua anak itu.

Warung Bebek Cak Mangun ini diolah dengan bahan rempah-rempah dipadukan dengan bumbu rawon yang terkenal di Probolinggo.

Harga di Warung Bebek Cak Mangun juga sangat ekonomis. Dimulai dari Rp 7 ribu hingga Rp 32 ribu setiap porsinya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.