Jumat, 19 Jun 2026 22:37 WIB

Penendang Sesajen di Gunung Semeru Ditangkap Polda Yogjakarta

Tangkapan layar video aksi intoleran di Desa Supiturang, Pronojiwo, Lumajang atau kawasan Semeru.
Tangkapan layar video aksi intoleran di Desa Supiturang, Pronojiwo, Lumajang atau kawasan Semeru.

jatimnow.com - Polisi menciduk penendang sajen di Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur (Jatim), beberapa waktu lalu. Pelaku diamankan di sebuah jalan di Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Rabu (13/1/2022).

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Yuliyanto mengatakan, Dirreskrimum Polda DIY, AKBP Ade Ary Syam Indriadi, memimpin penangkapan pelaku. Setelah itu, pelaku dibawa ke Polsek Banguntapan bersama-sama personel Polda Jawa Timur.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Dia menjelaskan, interogasi awal dilakukan di Polsek Banguntapan. Kemudian, setelah penyidik menginterogasi awal, laki-laki tersebut dibawa ke Polda Jawa Timur dalam kondisi aman. "Saat dilakukan pengamanan tidak ada perlawanan dari yang bersangkutan," kata Yuliyanto di Kabupaten Bantul, Jumat (14/1/2022).

Polda Jatim memang telah memburu pria yang melakukan perusakan kepada sesajen di Gunung Semeru, yang mana videonya telah viral di media sosial. Pelaku tersebut diduga beralamat di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Baca Juga: Polisi Minta Penendang dan Pembuang Sesajen di Semeru Menyerahkan Diri

Dalam video yang beredar, pelaku memakai rompi hitam dan tampak memaki peletakan sesajen di salah satu desa yang terdampak erupsi Gunung Semeru. Kemudian, laki-laki itu terlihat pula membuang dan menendang sesajen-sajen yang ada di sana.

Baca Juga: Terperosok Jurang 375 Meter, Pendaki Semeru Dievakuasi dengan Slope Rescue

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Gatot Repli Handoko menuturkan, aparat telah pula menggali informasi ke masyarakat sekitar aksi pembuangan dan perusakan tersebut. Hanya saja, tidak ada yang mengenali wajah laki-laki tersebut.

"Kalau infonya yang bersangkutan itu relawan masih kita cek datanya di Posko Tanggap Bencana apakah orang tersebut relawan atau bukan," ujar Gatot.

Lihat Artikel Asli

Baca Juga: Dua Pendaki Ilegal Semeru Berhasil Dievakuasi, Satu Masih Terjebak di Jurang

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

 

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.