Kamis, 11 Jun 2026 07:07 WIB

Camat di Ponorogo Nyaris Tertipu Wartawan Abal-abal Bermodus Bantuan Pengobatan

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 11 Jan 2022 12:16 WIB
Tangkapan layar Camat Pudak nyaris ditipu pria mengaku wartawan.
Tangkapan layar Camat Pudak nyaris ditipu pria mengaku wartawan.

Ponorogo - Camat Pudak, Kabupaten Ponorogo nyaris tertipu oleh pria mengaku wartawan media cetak. Suwadi, camat tersebut, menerima pesan singkat dari nomor tak dikenal yang meminta bantuan pengobatan untuk wartawan lainnya yang sedang sakit keras.

Selain pesan singkat, Suwadi juga menerima telepon dari pelaku.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

"Dia (wartawan abal-abal) menghubungi saya pukul 11.09 WIB lewat sms maupun telepon. Karena kesibukan tidak saya angkat dan saya balas. Kemudian tepat pukul 19.18 WIB, saya coba buka hp, saya baca dia memperkenalkan diri namanya Wahyu dari pers," ujar Suwadi, Selasa (11/1/2022).

Semula, pria itu menanyakan kabar Suwadi, lalu meminta izin menyampaikan informasi penting.

"Wartawan (abal-abal) itu kirim sms cukup panjang, bahwa temen kita dari pers, bernama Hendri di Tambakbayan sedang operasi tumor otak di RS Mawardi Solo. Untuk ikut berpartisipasi meringankan beban Hendri tersebut," katanya.

Berniat menanggapi dengan baik, Suwadi lantas menelepon pelaku untuk menanyakan kabar wartawan yang disebut sakit.

"Karena kebetulan hari ini ada keluarga saya mau ke Mawardi. Jadi kan mau saya serahkan langsung bantuannya," tambahnya.

Baca Juga: Akal Bulus Komplotan Penipu di Gresik Bikin Sales Susu UHT Asal Kediri Rugi Puluhan Juta

Namun, pelaku kebingungan. Kemudian menutup telepon begitu saja. Suwadi yang masih berprasangka baik, kembali menanyakan kejelasan melalui SMS.

"Pelaku membalas saya sangat kasar. Mohon maaf ya sangat tidak pantas. Ini sudah berbau pidana. Ya sudahlah, yang penting kami sudah bisa antisipasi sebenarnya ini bener atau tidak, kalau benar kan apa salahnya berkontribusi membantu teman," jelasnya.

Dibeberkan Suwadi, rekening yang dikirim oleh pelaku atas nama Hartini di BCA. Menurutnya, jika ingin diperkarakan sebenarnya bisa, namun dia memilih untuk tidak melaporkan kepada polisi.

Baca Juga: Pria Sidoarjo Beli Motor Ninja di Jember Diduga Pakai Uang Mainan

"Saya tidak sampai mengirim (uang), karena saya harus kroscek," tambahnya.

Ia mengimbau pejabat lain di lingkungan Pemkab Ponorogo lebih berhati-hati. Pasalnya semakin canggih teknologi, akan semakin canggih pula modus operandi kejahatan.

"Yang kena tipu, tidak hanya masyarakat yang biasa saja, masyarakat yang bekerja di pemerintahan mengatasnamakan teman dan lain. Hati-hati," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.