Senin, 22 Jun 2026 13:52 WIB

Ayah Bayi yang ditemukan di Makam Watulumbung Pasuruan Menyerahkan Diri

  • Penulis : Moch Rois
  • | Selasa, 04 Jan 2022 18:37 WIB
R menyerahkan diri ditemani keluarganya di Polres Pasuruan. (Foto: dok Polres Pasuruan/jatimnow.com)
R menyerahkan diri ditemani keluarganya di Polres Pasuruan. (Foto: dok Polres Pasuruan/jatimnow.com)

Pasuruan - Sosok R (20), ayah dari bayi perempuan malang yang dibuang di area makam Desa Watulumbung, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, akhirnya menyerahkan diri ke Satreskrim Polres Pasuruan.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Adhi Putranto Utomo mengatakan jika R menyerahkan diri dengan diantar kedua orang tuanya dan perangkat desa pada 31 Desember 2021.

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

Baca juga: Ibu Bayi Perempuan di Makam Watulumbung Pasuruan Berusia Remaja

"Benar, R sudah menyerahkan diri ke mapolsek diantar keluarganya. Saat ini statuanya masih saksi atas kasus persetubuhan kepada anak di bawah umur, terhadap T (15) gadis yang masih sekolah di bangku SMP," jelas AKP Adhi Putranto Utomo saat dihubungi jatimnow.com, Selasa (4/1/2021).

Saat penyerahan diri R, pihak Pemerintah Desa Watulumbung memaparkan kepada penyidik jika antara keluarga R dan pihak remaja putri pembuang bayi berinisial T (15) telah dimediasi. Keduanya sepakat berdamai, untuk kemudian menikahkan muda-mudi tersebut.

Namun pihak kepolisian masih belum mendapat berita acara kesepakatan hasil mediasi antar dua keluarga dari pihak pemerintahan desa.

Baca Juga: Penemuan Bayi di Pinggir Sawah Gegerkan Warga Ngasem Kediri, Begini Kondisinya

"Ini kita sudah bersurat ke pemerintahan desa untuk menanyakan bukti hasil kesepakatan mediasi," ungkapnya.

Di satu sisi, T ditetapkan polisi menjadi tersangka atas kasus penelantaran bayi yang telah dilahirkannya sendiri di area ladang dekat TKP penemuan bayi.

"T melahirkan anaknya sendirian di tengah ladang dan kemudian menelantarkannya," beber Adhi.

Baca Juga: Sadis, Ibu Kandung di Jember Diduga Aniaya dan Buang Bayinya

Meskipun begitu, karena T yang masih remaja di bawah umur dan pasal tentang penelantaran bayi hukumannya di bawah 5 tahun, membuat polisi menerapkan diversi terhadap T.

"Selain itu, posisi T sendiri adalah korban dari kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur," tandasnya.

Sebelumnya, seorang bayi perempuan ditemukan menangis di area makam Watilumbung pada 26 Desember dan sempat menggegerkan warga. Identitas ibu pembuang bayi terungkap saat polisi melakukan penyelidikan.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.

Hilang Kendali, Dua Pemotor Asal Nganjuk Tewas Terjun ke Waduk Kalimati Sidoarjo

Dua pengendara motor tewas tenggelam usai tercebur ke Waduk Kalimati, Prambon, Sidoarjo. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad keduanya pada Senin dini hari.