Sabtu, 20 Jun 2026 12:47 WIB

Tiga Pelajar SD di Jombang Alami KIPI Usai Divaksin: Satu Meninggal, Dua Dirawat

Konferensi pers analisis yang dialami tiga pelajar di Jombang pascavaksinasi (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Konferensi pers analisis yang dialami tiga pelajar di Jombang pascavaksinasi (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

Jombang - Komisi Daerah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komda KIPI) dan Dinas Kesehatan Jombang menyatakan tiga pelajar SD mengalami KIPI usai menjalani vaksinasi.

Hal itu diketahui setelah tim yang melibatkan Komnas KIPI, Dinas Kesehatan, Komda KIPI Jombang dan beberapa puskesmas melakukan audit saat analisis yang digelar di RSUD Jombang.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Ketua Komda KIPI Jombang, dr Suwarsih mengatakan, ada tiga kasus yang terjadi di wilayahnya dengan satu korban meninggal dunia dan dua lainnya masih dirawat.

"Ada tiga kasus KIPI yang kita bahas. Pertama dua kasus di Puskesmas Mojowarno dan satu di Puskesmas Japanan," kata dr Suwarsih saat analisis, Senin (3/1/2022).

Menurut dr Suwarsih, tiga pelajar dengan kasus KIPI itu adalah pertama, Naura Sabrina Galiyah (NSG, 9) warga Kecamatan Mojowarno. Pelajar kelas IV SDN Catakgayam itu meninggal dunia setelah 3 hari dirawat di RSUD Jombang pada Jumat (31/12/2021).

Kasus kedua, Zyugra Idzihar Tsalasah (ZIT, 9) teman satu kelas Naura. Saat ini Zyugra dirawat di RSUD Jombang karena menderita ruam merah dan demam.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Ketiga, Mochammad Farel (MF, 6) siswa kelas 1 SDN Grobogan 2, Kecamatan Mojowarno. Ia divaksin di sekolahnya pada Selasa (28/12/2021) dengan jenis vaksin Sinovac. Saat ini dia dirawat di RSUD Jombang karena mengalami demam dan kejang.

"Definisi KIPI ada batasan 30 hari setelah melakukan injeksi (vaksinasi) itu boleh dibilang KIPI. Mengenai kefatalan itu pasti banyak faktornya. Mulai dari jenis kelamin, usia, berat badan, riwayat sakitnya, klinisnya, penunjangnya," jelas dia.

"Penunjang bisa dari laboratorium atau radiologi yang kami lakukan untuk menunjang ini apa sih sebenarnya. Jadi, tidak bisa ini fatal atau tidak. Melalui analisis yang kami kerjakan berbarengan sesuai kompetensi dari kesakitan itu sendiri," ungkap dr Suwarsih.

Baca Juga: Jombang Terancam Krisis Mikroplastik, Limbah Domestik Jadi Biang Kerok

Sementara Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran menjelaskan, tiga siswa yang disebutkan di atas mengalami KIPI.

"Kalau melihat rentan waktu, ketiganya masuk jenis KIPI, kejadian pasca imunisasi. Namun apakah ada kaitannya dengan vaksin, ini kajiannya sangat luas," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.