Jumat, 19 Jun 2026 06:19 WIB

Siswa MI di Magetan Meninggal Usai Sehari Divaksin, Dinkes Usut Penyebabnya

Ilustrasi orang meninggal/jatimnow.com
Ilustrasi orang meninggal/jatimnow.com

Magetan - MRZ (10), seorang siswa madrasah ibtidaiyah (MI) di Magetan, dilaporkan meninggal, sehari usai divaksin.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Magetan, dr Rohmat Hidayat menyebut, siswa MI Al Abror Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan itu mengikuti vaksin pada 27 Desember 2021.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Soroti Adanya Kepala Puskesmas yang Rangkap Jabatan

"Vaksinnya itu Senin tanggal 27 Desember lalu. Meninggalnya sehari setelahnya, 28 Desember (2021)," ujar dr Rohmat, Senin (3/1/2022).

dr Rohmat belum bisa memastikan apakah meninggalnya MRZ itu karena vaksin atau tidak. Karena saat ini masih dalam penelurusan.

Menurutnya, MRZ melakukan vaksinasi di MI Belotan dengan screening terlebih dahulu sesuai aturan.

"Saat dilakukan screening, tidak ada komorbid, dinyatakan sehat dan layak vaksin. Sehingga dilakukan vaksin jenis Sinovac," ungkap dia.

Setelah divaksin, MRZ dioberservasi selama 15 menit dan dia tidak mengeluhkan apapun, sehingga diperbolehkan pulang.

"Sampi di rumah juga tidak ada keluhan. Makan, minum dan bermain seperti biasa," jelas dr Rohmat.

Baca Juga: Kasus DBD di Lamongan Turun Drastis Dibanding Tahun Lalu

Sehari setelahnya, MRZ masuk sekolah. Korban sempat bermain game di handphone bersama teman-temannya hingga akhirnya tiba-tiba jatuh.

"Posisi jatuhnya gimana itu yang saya belum tahu. Tapi setelah jatuh tidak ada yang menolong. Teman-temannya berpikir hanya bercanda, karena si anak ini sering ngeprank," ungkap dia.

Karena MRZ tidak kunjung bangun, kedua orangtuanya lalu dipanggil ke sekolah. Saat dibawa ke rumah sakit, dia sudah dinyatakan meninggal dunia.

"Jadi sampai sekarang belum ada kesimpulan. Secara waktu memang sebelumnya divaksin. Tetapi belum tentu karena vaksin. Karena sebelumnya dia jatuh. Bisa saja ada luka benturan," papar dr Rohmat.

Baca Juga: Vidi Aldiano Meninggal, Erick Thohir: Terima Kasih Atas Karya, Suara, dan Kenangan

Dia membeberkan, sampai saat ini, di Magetan ada 15 ribu anak berusia 6-11 tahun yang sudah divaksin dari target 53 ribu.

"15 ribu itu tidak ada keluhan vaksin," tandasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.