Selasa, 16 Jun 2026 08:00 WIB

Amankan Nataru, Polda Jatim Bagi 3 Ring Wilayah Aglomerasi

Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta saat memaparkan pola pengamanan Nataru di Mapolrestabes Surabaya. (Foto: Farizal Tito/jatimnow.com)
Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta saat memaparkan pola pengamanan Nataru di Mapolrestabes Surabaya. (Foto: Farizal Tito/jatimnow.com)

Surabaya - Polda Jawa Timur membagi tiga ring untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru 2022 pada wilayah aglomerasi.

Hal tersebut ditegaskan Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta usai menggelar rapat dan pembentukan tim pengamanan di Mapolrestabes Surabaya, Senin (27/12/2021).

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

“Ring tiga mengamankan di titik-titik terluar daerah perbatasan, yaitu Madura, Sidoarjo, dan Gresik sampai dengan ring satu mengamankan pusat keramaian yang ada di Surabaya,” kata Nico.

Selanjutnya, personel gabungan juga akan diterjunkan dan fokus pada pengamanan gereja di tanggal 31 Desember 2021-1 Januari 2022.

“Tanggal 31 kami pengamanan di 34 gereja dan esok harinya ada 23 gereja,” jelasnya.

Nico meminta masyarakat waspada terhadap varian Covid-19 Omicron dengan menghindari keramaian dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

“Para pelaku usaha juga menerapkan hal yang sama, juga memasang aplikasi PeduliLindungi, pembatasan tempat 50 persen,” tuturnya.

Nico juga memberikan imbauan dan mengharapkan partisipasi masyarakat agar selalu memantau perkembangan varian Omicron.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, Polri, dan TNI yang didukung seluruh stakeholder akan berhasil dengan disertai kesadaran masyarakat.

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

"Partisipasi dan peran masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini. Mulai kesadaran berpikir, kesadaran bertindak, dan kesadaran berbuat di dalam kegiatan sehari-hari, khususnya dalam nanti menghadapi tahun baru,” bebernya.

Terkait tempat wisata di Surabaya, Nico menyerahkan peraturannya kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

“Untuk tempat wisata ada surat edaran bapak wali kota, kami pedomani. Kami mengikuti apa yang menjadi keputusan beliau,” tandas Nico.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.