Rabu, 17 Jun 2026 12:41 WIB

Ning Ita Jamin Perlindungan dan Hak Santri di Kota Mojokerto

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (Ning Ita) saat berkomunikasi dengan santriwati (Foto: Dinas Kominfo Kota Mojokerto for jatimnow.com)
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (Ning Ita) saat berkomunikasi dengan santriwati (Foto: Dinas Kominfo Kota Mojokerto for jatimnow.com)

Mojokerto - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari atau Ning Ita menjamin perlindungan hak santri, menyusul maraknya kasus pencabulan anak di sejumlah pondok pesantren (ponpes) dan boarding school.

Jaminan santri saat mencari ilmu di pesantren menjadi atensi serius Ning Ita, lantaran tindak asusila sudah merembet di wilayah tetangga terdekat Kota Mojokerto.

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

Keprihatinan itu disampaikan Ning Ita saat sidak ke Ponpes Alqur'an Nurul Huda, Surodinawan dan Ponpes Manarul Huda, Kedung Kwali, Kota Mojokerto.

"Saat ini sedang ramai di media massa, banyak anak-anak yang sedang menimba ilmu di ponpes mengalami perlakuan kurang baik. Dan mirisnya, itu baru terungkap setelah ada media yang berani mengekspos," kata Ning Ita, Selasa (21/12/2021).

Ning Ita menyebut, sistem pendidikan ponpes yang membatasi interaksi dengan dunia luar dan mengharuskan untuk menginap bisa menjadi potensi terjadinya tindak kriminalitas. Baik itu pelecehan seksual maupun tindak kekerasan lainnya.

"Ini yang jadi keprihatinan saya, kenapa justru di tempat yang mulia untuk menimba ilmu agama justru malah terjadi tindakan di luar norma agama, sosial dan hukum oleh sejumlah oknum yang tidak bertanggung jawab," tuturnya.

Ning Ita jamin perlindungan dan hak santri di Kota MojokertoNing Ita jamin perlindungan dan hak santri di Kota Mojokerto

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

Untuk itu, Ning Ita meminta para santriwan dan santriwati agar lebih terbuka dan tidak menutup diri saat mendapatkan perlakuan yang tak wajar dari siapapun juga yang berada di dalam maupun luar ponpes. Agar hal buruk tersebut bisa dicegah dan diantisipasi secara dini.

"Jangan takut dan sungkan untuk melapor apabila mengalami perlakuan yang keluar dari norma. Siapa yang kalian percaya maka sampaikan," pesan Ning Ita.

Tak hanya itu, wali kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini juga mengingatkan bahaya narkoba yang sekarang ini sudah masuk ke ponpes dan boarding school. Pasalnya, kasus tersebut benar ada dan sudah terjadi di Kota Mojokerto.

"Penyalahgunaan narkoba di Kota Mojokerto tidak lagi menyasar remaja usia SMA ke atas, tapi sudah menyentuh pelajar SMP. Bahkan, info terbaru yang saya dapat, salah satunya berada di sekolah agama," ungkapnya.

Baca Juga: Lomba Pioneering Latih Kekompakan dan Mental Santri Nurul Jadid

Sementara Pengasuh Ponpes Nurul Huda, KH Faqih Usman memiliki cara untuk membentengi para santrinya dari berbagai hal negatif. Di antaranya dengan menggandeng kepolisian dan TNI untuk melakukan pengawasan serta sosialisasi setiap hari Jumat.

"Santri kita total ada 1600-an. Setiap Jumat ada sosialisasi serta pengawasan tentang kenakalan remaja dari kawan-kawan polisi, tentara dan instansi terkait. Ini untuk memberi pemahaman kepada santri terkait hal negatif yang bertentangan dengan norma hukum," tandas Kiai Faqih.

Ning Ita jamin perlindungan dan hak santri di Kota MojokertoNing Ita jamin perlindungan dan hak santri di Kota Mojokerto

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.