Minggu, 14 Jun 2026 18:26 WIB

Benda Mirip Granat di Banyuwangi Ternyata Mortir Bulat, Disposal Dimulai

Tim Gegana Polda Jatim melakukan disposal benda mirip granat di Banyuwangi (Foto: Rony Subhan/jatimnow.com)
Tim Gegana Polda Jatim melakukan disposal benda mirip granat di Banyuwangi (Foto: Rony Subhan/jatimnow.com)

Banyuwangi - Tim Gegana Polda Jawa Timur meledakkan 206 benda mirip granat yang ditemukan di Perkebunan PTPN XII Sumber Jambe, Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi.

Peledakan dilakukan karena ratusan benda logam tersebut dipastikan salah satu jenis bahan peledak aktif.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Kapolsek Pesanggaran, AKP Subandi mengatakan, Tim Gegana Polda Jatim tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB, karena jarak Surabaya-banyuwangi memang cukup jauh.

Sampai di lokasi, 5 anggota Gegana yang dipimpin Iptu Agus Hariono langsung melakukan pemeriksaan benda logam yang mirip granat tersebut. Rupanya benda-benda tersebut bukanlah granat, melainkan mortir bulat.

Mortir bulat merupakan amunisi dari senjata meriam yang sering digunakan pada masa penjajahan dulu.

"Setelah diperiksa, ternyata itu bahan peledak aktif. Bukan jenis granat, melainkan mortir bulat. Itu amunisi meriam. Kondisinya masih aktif," ungkap Subandi, Senin (20/12/2021).

Baca Juga: Gegana Polda Jatim Musnahkan Puluhan Kilogram Bubuk Petasan di Tulungagung

Karena jarak ditemukannya mortir tersebut jauh dari pemukiman warga, maka Tim Gegana memutuskan meledakkan benda itu di lokasi penemuan.

Menurut Subandi, dalam disposal petang tadi, dari 6 butir yang diledakkan, hanya dua yang meledak. Karena waktu yang terbatas, disposal akan dilanjutkan pada Selasa (21/12/2021).

Sisa yang belum diledakkan masih dibiarkan di areal kebun karet milik Perkebunan PTPN XII Sumberjambe itu.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Masih 200 benda yang diduga granat belum diledakkan. Seluruhnya masih di TKP," tambahnya.

Di TKP sudah dipasang garis polisi agar warga tidak masuk. Petugas kepolisian, linmas dan pihak Perkebunan PTPN XII Sumberjambe juga melakukan penjagaan.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.