Jumat, 12 Jun 2026 03:45 WIB

Di Depan Para Kiai, Sadad Minta Kader Gerindra Dekat dengan NU

Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad saat ceramah dalam acara silaturahmi di Lamongan. (Foto: dok Gerindra Jatim/jatimnow.com)
Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad saat ceramah dalam acara silaturahmi di Lamongan. (Foto: dok Gerindra Jatim/jatimnow.com)

Surabaya - Di hadapan ratusan kiai, Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad menyebut politikus Nahdliyin harus menjadi alat politik NU dalam memperjuangkan Mabādī Khayra Ummah, yakni prinsip dasar menjadi umat yang unggul.

Sebagai alat politik, politikus Nahdliyin harus selalu terkoneksi dengan kiai-kiai Pengasuh Pondok Pesantren.

Baca Juga: Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

Hal itu diungkapkan Anwar Sadad dalam acara silaturahmi pengasuh pondok pesantren (Ponpes) sekaligus Pengukuhan Robithoh Ma'ahid Islamiyah (RMI) PCNU Babat, Lamongan, yang diadakan di Pondok Pesantren Darul Fiqhi, Miru Sekaran Lamongan, Minggu (19/12/2021).

"Pesantren telah mengajarkan nilai-nilai agama sebagai pedoman di semua lini kehidupan, karena itu harus diaktualisasikan dalam perangkat kebijakan dan policy oleh lembaga berwenang," ujar Sadad.

Nilai-nilai yang telah menjadi kesepakatan bersama masyarakat dunia, seperti 'Global Goals', pada dasarnya senafas dengan nilai-nilai yang diajarkan di pesantren.

"Misalnya no poverty, zero hunger, clean water and sanitation, dan 14 tujuan hidup lainnya yang tertuang dalam SDG's, sustainable development goals, pada dasarnya bukan sesuatu yang baru dalam tradisi keilmuan di pesantren," lanjut keluarga Ponpes Sidogiri, itu.

Baca Juga: Pemkab Lamongan Matangkan Skema Hadapi Kemarau Panjang 2026

Ratusan kiai NU yang turut hadir dalam momen silaturahmi tersebut, yakni KH Mustaqim, Rois Syuriyah PCNU Babat, KH Makmum Affandi, Ketua Tanfidziyah Gus Khotib Affandi, dan Ketua RMI PCNU Babat.

Sadad mengaku bangga mendapatkan kesempatan langka bisa menghadiri undangan sekaligus bersilaturahmi dan berbicara di hadapan kiai-kiai pengasuh ponpes.

Untuk itu, dirinya sengaja mengajak anggota DPRD provinsi dan DPRD Kabupaten Lamongan untuk mendampinginya.

Baca Juga: Kiai Asep Minta Pengurus NU Berbenah: Jangan Berebut Komisaris dan Keuntungan Tambang

Di hadapan para kiai, Wakil Ketua DPRD Jatim itu juga berpesan agar kader Gerindra yang ada di DPRD provinsi maupun Kabupaten Lamongan harus bersedia menjadi alat perjuangan politik NU.

"NU adalah organisasinya para ulama, kepada kader Gerindra di provinsi Jawa Timur dan Kabupaten, bantulah NU, niatkan perjuangan kalian untuk mengembalikan marwah Nahdliyin yang dibangun oleh pahlawan kita Hadrotus Syaikh Hasyim Asy'ari," jelas Sadad.

Tampak hadir mendampingi Anwar Sadad, dua anggota DPRD Jatim, MH Rofiq dan Hidayat, serta anggota DPRD Lamongan, Srinoto, Suhartono, dan Imam Fadli.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.