Minggu, 14 Jun 2026 10:29 WIB

Bocah SD Tewas Tenggelam di Sungai Prajegan Ponorogo

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 19 Des 2021 17:30 WIB
Petugas mengevakuasi bocah SD tenggelam di Sungai Prajegan. (Foto: dok Polsek Sukorejo/jatimnow.com)
Petugas mengevakuasi bocah SD tenggelam di Sungai Prajegan. (Foto: dok Polsek Sukorejo/jatimnow.com)

Ponorogo - Bocah SD di Ponorogo dilaporkan meninggal dunia di Sungai Prajegan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Minggu (19/12/2021) pagi.

Korban MYR (11), dilaporkan tenggelam usai meloncat di titik sungai yang dalam, saat bermain bersama empat orang temannya.

Baca Juga: 2 Pelajar Tewas Tenggelam di Ranu Betok Probolinggo

"Kejadiannya sekitar pukul 10.00 WIB tadi pagi," ujar Kapolsek Sukorejo, Iptu Sukron Makarom.

Korban bersama 4 temannya disebut pergi bersepeda dari Desa Danyang ke Desa Prajegan. Dari keterangan teman korban, mereka memang berniat untuk mandi di sungai.

"Setelah parkir sepeda, kelimanya ke sungai terus mandi. Awalnya baik-baik saja, karena kelima anak tersebut memilih mandi di sungai yang tidak dalam," jelas Sukron.

Di lokasi, korban menceburkan diri ke sungai dengan cara loncat. Nahas, titik yang dipilih korban justru sedalam dua meter.

Baca Juga: Nekat Memancing di Bawah Jembatan Suramadu, Mustofa Tewas Terseret Arus Pasang

"Ada (kedalaman) 2 meteran. Korban pun berusaha minta tolong dengan mengangkat tangannya," jelasnya.

Tak bisa berbuat banyak, teman korban meminta pertolongan pada pemancing di sekitar lokasi kejadian.

"Dicari ternyata di dasar sungai. Yang nyari orang mancing. Saat dievakuasi sudah tenggelam," terangnya.

Baca Juga: Selfie Berujung Maut, 3 Bocah Perempuan Tewas Tenggelam di Waduk Lamongan

Warga lantas melapor ke pihak kepolisian, petugas menindaklanjuti ke lokasi bersama tim medis dari Puskesmas Sukorejo.

"Keterangan tim tidak ada bekas penganiayaan. Murni karena korban tidak terlalu bisa berenang jika dalam sungainya," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.