Rabu, 17 Jun 2026 22:50 WIB

Dituduh Beritanya Hoaks, Puluhan Jurnalis di Sidoarjo Geruduk Polres

Aksi damai puluhan jurnalis di depan Mapolresta Sidoarjo (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Aksi damai puluhan jurnalis di depan Mapolresta Sidoarjo (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

Sidoarjo - Sejumlah jurnalis menggelar aksi damai di depan Markas Polresta Sidoarjo, Jumat (10/12/2021).

Mereka melakukan aksi damai karena salah satu oknum polisi yang berdinas di Polresta Sidoarjo menuduh berita yang ditulis oleh jurnalis merupakan hoaks.

Baca Juga: Kader NasDem Jember Desak Dewan Pers Sanksi Majalah Tempo

Berita yang dituduh hoaks atau tidak benar itu terkait pemberitaan dugaan tiga tahanan Polsek Balongbendo kabur.

Puluhan wartawan dari Front Jurnalis Sidoarjo (FJS) itu menggelar aksi damai dengan membentangkan beberapa poster dan menyuarakan tuntutan memakai megaphone.

Tampak puluhan polisi berdiri di depan pintu gerbang Polresta Sidoarjo dan menjaga aksi damai yang digelar oleh wartawan televisi, radio, cetak dan online tersebut.

Baca Juga: Selama Bulan Maret, Polresta Sidoarjo Ungkap 19 Kasus Narkoba

"Kami melakukan aksi solidaritas terkait akan mengonfirmasi tiga tahanan yang kabur di Polsek Balongbendo. Tetapi kenyataannya mereka menghalangi. Kedua tuduhan berita hoaks kaburnya tiga tahanan yang ditulis teman-teman," kata korlap aksi, Imam Hambali.

Imam menambahkan, mereka menuntut agar oknum polisi yang menuduh berita yang disajikan oleh wartawan itu hoaks dan menghalangi kerja jurnalis meminta maaf secara terbuka.

"Kami menuntut PJU itu meminta maaf atas tuduhan berita hoaks serta membeberkan fakta terkait dugaan kaburnya tahanan tersebut," tegasnya.

Baca Juga: Dugaan Kriminalisasi Pedagang Sidoarjo, Ranah Perdata Dipaksa Jadi Pidana?

Menurut Imam, aksi solidaritas yang dilakukan itu tidak ada hasil, karena Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro dan Kasatreskrim AKP Oscar Stefanus Setjo tidak menemui para jurnalis.

"Kami tidak ditemui oleh PJU Polresta Sidoarjo dan kami berencana akan melakukan aksi damai atau solidaritas kembali, jika PJU tersebut belum menemui kami," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.