Rabu, 17 Jun 2026 20:16 WIB

Kopi Kupi, Minuman Ciptaan Dosen UKWMS Berbahan Kulit Pisang

Gabriela, Lannie, Ivonne, dan Jefri  (ki-ka) membawa produk Kopi Kupi. (Foto: Istimewa)
Gabriela, Lannie, Ivonne, dan Jefri (ki-ka) membawa produk Kopi Kupi. (Foto: Istimewa)

Surabaya - Dosen Fakultas Farmasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) Dr. Lannie Hadisoewignyo, bersama Ivonne Soeliono, Jefri Prasetyo, dan Gabriela Nathania memperkenalkan minuman Kopi Kupi berbahan dasar kulit pisang.

Lannie mengatakan minuman yang diciptakannya ini memanfaatkan limbah kulit Pisang Agung varietas Semeru yang berasal dari Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Baca Juga: Kampus Turun Gunung atau Sekadar Dipanggil Saat Perlu?

"Walau mengandung kata kopi pada merek minuman yang kami ciptakan ini, sama sekali tidak menggunakan biji kopi. Sehingga tidak mengandung kafein," ujar Lannie, saat pameran Gelar Karya LPPM 2021 di UKWMS Kampus Dinoyo. Jumat (3/12/2021).

Proses pengolahan dari bahan dasar hingga menjadi produk minuman siap konsumsi terbilang sederhana. Dijelaskannya, kulit Pisang Agung varietas Semeru dicuci bersih, dipotong kecil-kecil, dikeringkan menggunakan oven, kemudian dihaluskan.

"Serbuk ini yang kemudian disangrai, menyerupai dengan proses sangrai biji kopi, untuk kemudian ditambahkan bahan lainnya seperti susu serta gula aren dan siap dikonsumsi," jelas Lannie.

Kopi Kupi memiliki dua varian produk, yakni siap minum yang memiliki bau seperti kopi tapi rasanya creamy dan Kopi Kupi bubuk yang bisa diseduh sendiri di rumah. Produk Ini Kopi Kupi pun sudah dikemas dalam botol dengan dua ukuran yakni 250 ml dan 1 liter.

Baca Juga: Puluhan Barista di Blitar Ikuti Lomba Menyeduh Kopi Manual

Tidak hanya untuk orang dewasa, Kopi Kupi juga bisa dinikmati oleh anak-anak karena bebas kafein. Kandungan kafein dalam produk ini juga sudah diteliti dan hasilnya nihil.

"Kafeinnya free juga sudah kami uji. Ini aroma kopinya sangat kuat tapi rasanya lebih soft dari kopi. Kalau kangen kopi tapi takut asam lambung ini bisa jadi alternatif," urainya.

Ia menjelaskan, minuman ini memiliki banyak kandungan antioksidan dari kulit pisang Agung. Antioksidan berfungsi melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Baca Juga: PW Kopi, Pionir Kopi Premium Sumsel yang Kantongi Sertifikasi SNI

Kedepannya, minuman alternatif pengganti kopi yang sudah memiliki izin BPOM ini akan dikembangkan dengan berbagai varian rasa.

"Kami ingin memperluas pemasaran kita dan akan melakukan riset mengenai pengembangkan varian rasa," harapnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.