Sabtu, 20 Jun 2026 15:25 WIB

Pelajar SMA Ar Rahmah Ponpes Hidayatullah Malang Dibekali Wawasan Kebangsaan

Pembukaan Facultative Day SMA Ar Rahmah Pondok Pesantren Hidayatullah. (Foto: Galih Rakasiwi)
Pembukaan Facultative Day SMA Ar Rahmah Pondok Pesantren Hidayatullah. (Foto: Galih Rakasiwi)

Malang - Sebanyak 280 pelajar SMA Ar Rahmah Pondok Pesantren Hidayatullah, Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang mengikuti pembekalan wawasan kebangsaan, Rabu (1/12/2021). Kegiatan ini bekerja sama dengan Himpunan Putra Putri Keluarga Angkatan Darat (Hipakad) Jawa Timur.

Kepala Sekolah SMA Ar Rahmah, Fahmi Ahmad mengaku sangat mengapresiasi kegiatan yang dikemas dalam Facultative Day. Apalagi mendatang para siswa ini merupakan calon pemimpin. Untuk itu, ia ingin menyiapkan sebaik mungkin.

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

"Kegiatan ini sebagai upaya cinta tanah air. Pembekalan sejak dini harus terus dipupuk sehingga nanti mereka menjadi generasi yang siap," harapnya.

Menurutnya kegiatan ini rutin dilakukan oleh pihaknya seperti dengan Danramil dan sebagainya. "Namun dalam pembekalan yang disertai dengan outbound baru pertama kalinya," tukasnya.

Ketua DPD Hipakad Jawa Timur, Priyo Effendi berkeinginan melalui kegiatan ini bisa menjadi pegangan para generasi masa depan yang maju dan unggul serta berkarakter, yang menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan mencintai NKRI.

"Kalian juga harus memiliki kekuatan integritas kepribadian yang Pancasilais, mental yang kokoh, ulet, tegar, dan pantang menyerah, untuk berjuang demi kemajuan bangsa dan negara yang sangat kita cintai bersama," katanya.

Terlebih kualitas generasi muda Indonesia ke depan tidak hanya dituntut memiliki kecerdasan, keterampilan dan kompetitif semata. Namun juga harus diimbangi dengan kualitas mental ideologi Pancasila yang kuat, berakhlak mulia, cinta tanah air, berwawasan kebangsaan, berjiwa nasionalisme dan patriotisme. Serta memiliki semangat bela negara yang tinggi sebagai hal mendasar yang harus dibangun dan dipersiapkan sejak dini.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

"Penguatan kesadaran bela negara ini harus dimulai sejak usia dini sehingga anak-anak dan generasi muda yang belum terpengaruh akan semakin dikuatkan, agar tidak mudah dipengaruhi oleh ideologi radikal," imbuh dia.

Kesadaran bela negara ini merupakan bagian integral dan tidak terpisahkan dari gambar besar strategi pertahanan negara.

Oleh karena itu, Priyo berharap kepada dunia pendidikan di Indonesia tidak hanya mencetak intelektual muda yang cerdas. Tetapi juga mencetak para pemimpin bangsa di masa depan yang memiliki sifat kenegarawanan yaitu yang memiliki kecintaan kepada tanah air, rela berkorban bagi bangsa dan negara, setia kepada Pancasila dan cita-cita negara.

"Sehingga akan terwujud kader-kader pemimpin yang selalu berada di depan dalam memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongannya," tegasnya.

Baca Juga: Senator Lia Istifhama Soroti Janggalnya Gugatan Ponpes Raudlatul Banin Wal Banat

Ilmu pengetahuan memang faktor penting menjadikan generasi bangsa yang cerdas. Namun, kecerdasan tersebut tidak akan berarti apa-apa, jika tidak diperkaya dengan karakter dan wawasan kebangsaan yang kuat.

"Ini kegiatan Hipakad di Ar Rahmah yang pertama kalinya. Tidak hanya wawasan kebangsaan kita juga berikan bekal agar mereka menjauhi narkoba," paparnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.