Jumat, 19 Jun 2026 11:22 WIB

Ning Ita Optimistis Potensi Wisata Petik Sayur di Kota Mojokerto Berkembang

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat program inkubasi wirausaha bidang pertanian.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat program inkubasi wirausaha bidang pertanian.

Mojokerto - Program inkubasi wirausaha bidang pertanian menjadi salah satu upaya pemulihan ekonomi yang gencar dilaksanakan oleh Pemkot Mojokerto. 

Bahkan ke depannya Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari juga optimis jika program tersebut dapat mendukung pengembangan pariwisata.

Baca Juga: Kisah Bu Diyem, 55 Tahun Mendorong Gerobak Jamu hingga Baitullah

"Jika program ini bisa berhasil, akan semakin banyak kelompok yang bergerak di bidang ketahanan pangan, khususnya pertanian di lahan sempit. Lebih jauh, ini juga bisa menjadi daya tarik pengunjung untuk wisata petik sayur. Jadi tidak perlu jauh-jauh ke Batu," kata Ning Ita, Selasa (30/11/2021).

Terdapat sejumlah program serupa dari Pemkot Mojokerto melalui DKPP, yang dinilai telah sukses. Di antaranya seperti Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Warga yang tergabung dalam program tersebut telah panen beberapa kali dan mendapat keuntungan dari hasil penjualannya.

Sementara terkait inkubasi wirausaha bidang pertanian, jumlah rumah tangga yang memilih program tersebut sebanyak 69 KK. Meskipun demikian, Ning Ita tetap mengapresiasi hal tersebut walaupun jumlahnya tidak sebanyak inkubasi wirausaha bidang lain.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Minta Wali Kota Mojokerto Siapkan Sekolah Rakyat

"Saya sangat mengapresiasi pihak yang mau bergabung dalam gerakan yang sangat bagus ini. Di tengah tantangannya yang besar, tapi sejumlah masyarakat mau untuk turut ambil bagian," jelasnya.

Pihaknya berkomitmen untuk senantiasa memfasilitasi para peserta. Mulai dari pelatihan, pendampingan, pemberian modal, hingga pemasaran. Hal tersebut demi kesuksesan para peserta.

"Pemerintah dengan senang hati memfasilitasi. Semua keuntungan untuk masyarakat 100 persen. Melihat warga kota Mojokerto yang sukses berwirausaha, menjadi sejahtera adalah kebahagiaan kami," tukas Ning Ita.

Baca Juga: Kota Mojokerto Raih Predikat Kota Terinovatif IGA 2024

Wali kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini meminta peserta untuk serius dan sabar dalam setiap proses inkubasi wirausaha yang diberikan. Mengingat untuk menjadi sukses memang tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.