Jumat, 19 Jun 2026 14:30 WIB

Tutup OPOP, Khofifah Berharap Pesantren Jatim Hasilkan 1000 Produk

Khofifah hadiri acara One Pesantren One Produk (OPOP) yang digelar di Icon Mall Gresik. (Foto: Istimewa)
Khofifah hadiri acara One Pesantren One Produk (OPOP) yang digelar di Icon Mall Gresik. (Foto: Istimewa)

Gresik - Gubernur Jawa Timur Khofihah Indar Parawansa hadir di puncak acara One Pesantren One Produk (OPOP) yang digelar di Icon Mall Gresik, Minggu (28/11/2021) petang.

Program OPOP merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis pesantren, baik melalui pemberdayaan santri pesantren maupun para alumninya.

Baca Juga: Hampir Setahun, Hibah Aspal Dari Khofifah Belum Digunakan Pemkab Tulungagung

Dalam sambutannya Khofifah berharap pada tahun 2023 nanti seluruh pondok pesantren di Jawa Timur dapat menghasilkan 1000 item produk yang dapat diserap oleh pasar nasional maupun internasional.

Khofifah menilai dengan produk yang dihasilkan itu, nantinya akan dapat meningkatkan perekonomian serta kemandirian bagi pesantren tersebut.

"Target kami tahun 2023 pesantren di seluruh Jawa Timur bisa menciptakan seribu," kata Khofifah.

Khofifah mengungkapkan jika saat ini dalam katalog OPOP memang masih berjumlah 150 item. Namun pada realitanya jumlah item produk yang telah diciptakan oleh pesantren di Jawa Timur lebih dari 150 item.

Baca Juga: Inflasi Turun Drastis, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi Pemkot Probolinggo

"Yang sudah masuk dalam katalog memang masih 150 item, tapi sebenarnya jumlahnya sudah mencapi 450 item. Bahkan, Ponpes Pomosda di Nganjuk sudah mengekspor produk yang dihasilkan. Nangti tinggal dikurasi saja,” ucapnya.

Khofifah juga berpesan apa yang sudah dilakukan oleh Pomosda Nganjuk, yang telah mampu melakukan ekspor produk ke pasar internasional bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi pesantren lain yang ada di Jawa Timur.

Dalam kesempatan ini Khofifah juga berterima kasih kepada pemerintah daerah dan kota di Jawa Timur, yang telah mendukung penguatan ekonomi dan kesejahteraan pesantren melalui OPOP.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

“Selain itu kami juga berterima kasih kepada Bank Indonesia, Kementerian dan institusi lain yang telah banyak membantu dalam agenda ini,” ujarnya.

Acara OPOP yang menampilkan produk unggulan dari pondok pesantren yang ada di Jawa Timur ini berlangsung dari tanggal 26 hingga 28 November 2021.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.