Minggu, 21 Jun 2026 20:35 WIB

Terpeleset saat Cari Kroto, Sanudi Hilang Tenggelam di Sungai Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Jumat, 26 Nov 2021 10:32 WIB
Pencarian korban tenggelam di Pasuruan (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)
Pencarian korban tenggelam di Pasuruan (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)

Pasuruan - Seorang pencari kroto atau telur semut rangrang hilang tenggelam terseret derasnya arus ketika menyeberangi hulu sungai daerah aliran Sungai Rejoso di Desa Galih, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, Kamis (25/11) sore.

Korban hilang diketahui bernama Sanudi (49). Saat itu korban diketahui mencari kroto di pinggiran sungai bersama Ulum (21), menantunya.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

"Kejadiannya itu kemarin sekitar pukul 15.00 WIB dan dilaporkan ke kami saat Maghrib. Jadi saat itu korban yang menyeberang sungai, terpeleset kemudian jatuh terbawa arus sungai dan hilang tenggelam," jelas Plt Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Ridwan Harris, Jumat (26/11/2021).

Saat hanyutnya Sanudi, usaha pencarian langsung dilakukan oleh menantunya. Namun usahanya tidak berhasil.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Karena putus asa, Ulum pun kemudian meminta tolong ke Kepala Desa Galih dan warga. Usaha penyisiran yang dilakukan lebih banyak orang masih belum menemukan tubuh korban. Meskipun begitu, warga berhasil menemukan pakaian korban yang terlepas.

"Jumat pagi ini kita kembali melakukan pencarian dari TKP terpelesetnya korban, sampai ke bawah aliran sungai di bawa Desa Galih, melewati Desa Klakah, sampai masuk di kawasan Kecamatan Winongan," ungkapnya.

Baca Juga: Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

Potensi SAR yang melakukan penyisiran juga melibatkan banyak elemen, mulai dari BASARNAS, BPBD, jajaran Forkopimka Pasrepan, dibantu beberapa unsur relawan mulai dari Parpol, NU hingga komunitas dari masyarakat umum serta warga Desa Galih.

"Kami berharap korban segera ditemukan," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.