Senin, 15 Jun 2026 01:51 WIB

Pengelola SPBU Shell di Surabaya Mangkir, DPRD Jadwalkan Sidak

Rapat dengar pendapat pembangunan Shell yang diadukan warga Kelurahan Simomulyo. (Foto: Safrial Anggra W/jatimnow.com)
Rapat dengar pendapat pembangunan Shell yang diadukan warga Kelurahan Simomulyo. (Foto: Safrial Anggra W/jatimnow.com)

Surabaya - DPRD Surabaya melalui Komisi C, memutuskan menghentikan pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Shell di Jalan Simo Magersari, Kelurahan Simomulyo, Kecamatan Sukomanunggal. Keputusan menyusul pengaduan warga sekitar terkait permasalahan pembangunan di lokasi.

Sekretaris Komisi C DPRD Surabaya Agoeng Prasodjo mengatakan, pembangunan dihentikan karena izin yang sedianya diajukan masih simpang siur.

Baca Juga: Mencari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir

"Solusinya harus turun dulu, perbaiki dulu, makanya kita suruh hentikan pembangunan Shell. Dihentikan, benahi dulu baru selesai boleh dilanjutkan," ujarnya, Selasa (23/11/2021).

Pihak Shell, lanjut Agoeng, tidak menghadiri hearing yang digelar Komisi C. Menindaklanjuti rapat hari ini, pihaknya akan melakukan sidak ke SPBU Shell di Jalan Simo Magersari.

"Shell tidak hadir tanpa keterangan. Rencananya Komisi C akan melakukan sidak ke SPBU Senin depan," tegas Agoeng. 

Sementara itu, warga di samping lokasi pembangunan SPBU Shell, Jhonny Susanto mengaku terkejut dengan proses pembangunan tanpa adanya sosialisasi kepada warga.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

"Awalnya kita kaget, kok mendadak mau dibangunnya SPBU padahal belum ada sosialisasinya untuk kita ini," katanya di DPRD Surabaya.

Menurut Jhonny, pihaknya tidak pernah menghadiri pertemuan apapun perihal pembangunan tersebut, sementara RT dan RW setempat mengatakan bahwa ada pertemuan untuk membahas pembangunan SPBU.

Ia mewakili warga, menginginkan pembangunan dihentikan karena berefek pada kepentingan warga sekitar.

Baca Juga: Catatan Kritis DPRD Surabaya di Moment HJKS ke 733

"Dampaknya bisa jadi seperti limbahnya dari bensin tersebut bisa mencemari air di sekitar dan lahan parkir yang biasanya dipakai bisa lebih kecil, dan itu juga kan berpengaruh terhadap pemasukan para pedagang," pungkasnya.

Reporter: Safrial Anggra W

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.