Kamis, 18 Jun 2026 08:57 WIB

Bapak dan Anak Rampok Sejoli di Mojokerto: Rampas Motor, Minta Korban Telanjang

Bapak dan anak yang terlibat perampokan diamankan di Mapolres Mojokerto Kota
Bapak dan anak yang terlibat perampokan diamankan di Mapolres Mojokerto Kota

Mojokerto - Bapak dan anak asal Sidoarjo dilumpuhkan polisi setelah teridentifikasi merampok dan meminta sejoli telanjang di bawah jembatan tol Dusun Singopadu, Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Bapak-anak bernama Totok Imron Sah (39) dan Danang Prastiyo (19), asal Dusun Gagang Kepuhsari, Desa Gagang, Kecamatan Balong Bendo, Kabupaten Sidoarjo itu diringkus Satreskrim Polres Mojokerto Kota.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Rofiq Ripto Himawan mengatakan, aksi perampokan itu berawal saat korban D (18) dan teman perempuannya F (17) sedang memadu kasih di bawah jembatan tol.

"Saat bersamaan dua pelaku serta istrinya mengendarai mobil Toyota Avanza dari arah Balongbendo ke Mojokerto. Saat di TKP, tiba-tiba tersangka Totok menghentikan kendaraannya berniat untuk buang air kecil," terang Rofiq, Selasa (23/11/2021).

Rofiq menambahkan, niat merampok itu muncul ketika pelaku Totok melihat kedua korban sedang bermasraan di atas kendaraannya, Honda Vario S 4481 VQ. Totok lalu menghampiri kedua korban.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Sampai di hadapan korban, ia langsung merampas kunci motor. Namun korban D tetap mempertahankan dan berusaha melawan. Kemudian pelaku Totok memukul korban. Hingga akhirnya korban takut dan memberikan kunci motornya," tambahnya.

Menurut Rofiq, pelaku juga meminta handphone milik korban. Namun korban kembali menolak dan mendapat pukulan di mata kanan hingga mengalami luka lebam. Korban terpaksa memberikan HP itu karena takut.

"Pelaku mengancam akan membawa kedua korban ke mapolsek, akan tetapi korban tidak mau. Pelaku meminta kedua korban membuka baju atau telanjang bulat dan disuruh hubungan seolah suami istri. Namun tidak memasukkan kelaminnya," paparnya.

Baca Juga: Beli Cash Rp 1,3 M, Mobil Mewah Warga Surabaya Malah Mau Dirampas DC

Kemudian pelaku menyuruh korban menunggu di jembatan bawah tol itu dan membawa kabur motor beserta handphone korban.

"Pelaku Totok menyuruh Danang membawa motor tersebut ke rumah kos yang berada Desa Jabaran, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo. Tersangka Totok tertangkap saat berada di Nganjuk, sementara tersangka Danang kita tangkap di rumahnya. Pelaku berusaha kabur, kita lakukan langkah tegas terukur," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.