Minggu, 21 Jun 2026 02:00 WIB

7 Remaja Pembuat Konten Video Carok di Kota Pasuruan Minta Maaf

  • Penulis : Moch Rois
  • | Selasa, 23 Nov 2021 14:29 WIB
Tujuh remaja pembuat konten video meminta maaf (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)
Tujuh remaja pembuat konten video meminta maaf (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)

Kota Pasuruan - Ketujuh remaja yang membuat konten video sandiwara dua kelompok duel carok di Makam Cina yang berada di Kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan meminta maaf kepada masyarakat di hadapan petugas Mapolsek Purworejo, Polres Pasuruan Kota.

Setelah menjalani pemeriksaan keterangan oleh polisi, ketujuh remaja di bawah umur itu pun diserahkan kepada orang tua masing-masing disaksikan ketua RT dan tokoh masyarakat setempat

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

"Karena ketujuh pembuan konten video masih remaja, mereka kami serahkan kembali ke orang tua mereka masing-masing untuk dibina," jelas Kapolsek Purworejo, Polres Pasuruan Kota, Kompol Tatuk Irianto, Selasa (23/11/2021).

Baca juga: Konten Video Duel Carok di Kota Pasuruan Jadi Viral, 7 Remaja Diamankan

Dihadapan polisi, ketujuh remaja mengaku iseng saja membuat konten video tersebut untuk rencananya di upload di akun YouTube. Mereka pun tidak menyangka jika video tersebut bakal viral dan membuat resah masyarakat Kota Pasuruan.

"Mereka berjanji kedepannya untuk berhati-hati dalam membuat konten video. Atas viralnya video tersebut, mereka meminta maaf kepada setiap masyarakat yang resah," ungkapnya.

Tatuk pun berharap kepada masyarakat yang membuat konten video di YouTube untuk bijak dan tidak membuat resah masyarakat yang melihat.

"Kami tidak membatasi kreativitas masyarakat. Selama itu bersifat mendidik dan tidak memuat konten video yang berisi kekerasan atau menghina, salah satu suku, ras dan agama," tandasnya.

Baca Juga: Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua

Diberitakan sebelumnya, konten video yang merekam aksi dua kelompok remaja duel carok dengan berbagai senjata di komplek Makam Cina di Kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan menjadi viral di media sosial (medsos).

Terhitung ada dua potongan video yang merekam aksi tersebut. Salah satu video yang berdurasi 30 detik, merekam aksi satu kelompok remaja yang duduk-duduk, tiba-tiba didatangi oleh kelompok lain.

Setelah itu, dua kelompok tersebut pun sama-sama bergerak untuk bentrok. Hampir setiap remaja yang terekam kamera menenteng senjata tajam seperti golok dan celurit.

Aksi duel pun kemudian terjadi, para remaja tersebut saling menebaskan senjata tajam dan tendangan melompat, namun tidak ada yang terluka.

Baca Juga: Stikes Maharani Malang Edukasi Pelajar Lawan Cyberbullying

"Mati koen (mati kamu)," ucap remaja laki-laki yang merekam video.

Di detik terakhir, terlihat seorang remaja berkos lengan panjang bercelana pendek dan mengenakan topi tergeletak di tanah seperti terkena bacokan senjata.

Pada video kedua yang berdurasi 17 detik, kelompok mereka kemudian menyeret seorang remaja yang tergeletak seperti terkena luka bacok tersebut.

"Ayo bantu, jangan di video saja," ucap remaja lain dalam video tersebut.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.