Senin, 15 Jun 2026 11:21 WIB

Pengedar Sabu Kecele, Polisi Dikira Pelanggannya

  • Penulis :
  • | Sabtu, 23 Jun 2018 16:16 WIB
Tersangka saat di Mapolsek/Foto: Bakrie
Tersangka saat di Mapolsek/Foto: Bakrie

jatimnow.com - Didik Sulistiyono kelabakan saat tiba-tiba dirinya disergap polisi, sesaat setelah membuka pintu kamar kosnya. Betapa tidak, Didik mengira yang datang mengetuk pintu adalah pelanggan atau pembeli sabu yang telah menghubungi sebelumnya. 

Pria 48 tahun asal Plemahan Besar 22 Surabaya yang indekos di Kaliasin Gang 7/21C Surabaya itupun hanya bisa pasrah. Sebab, saat kamarnya digeledah, polisi menemukan sejumlah barang bukti narkoba yang memang disimpannya. 

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

"Kami menemukan sisa sabu pada sebuah pipet kaca saat penggeledahan itu," sebut Kanit Reskrim Polsek Tegalsari, Iptu Zainul Abidin, Sabtu (23/6/2018). 

Selain itu, dalam kamar Didik ditemukan seperangkat alat hisap sabu dan 2 buah handphone yang berisi transaksi narkoba. "Yang mengejutkan, kami juga menemukan dua buah timbangan elektrik," tambah Abidin. 

Didik pun akhirnya dibawa ke Mapolsek Tegalsari untuk diperiksa. Dalam pemeriksaan itu, ia mengakui jika sudah tiga bulan mengedarkan sabu. Namun saat disergap, barang dagangannya memang telah habis dan belum sempat membeli lagi. 

Didik juga mengaku hanya melayani orang-orang yang dikenalnya. Dan demi keamanan, Didik bahkan memperbolehkan kamar kosnya dijadikan tempat menghisap sabu para pembeli.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

Namun, ia tidak menyadari jika ulahnya itu meresahkan warga sekitar, sehingga warga pun melaporkannya ke polisi. 

Lantas darimana Didik mendapatkan sabu yang kemudian dijualnya lagi? Iptu Abidin menyatakan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan. "Kami masih berusaha mengidentifikasi orang yang menyuplai sabu ke tersangka (Didik, red)," tandasnya.

 

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

Reporter: Narendra Bakrie

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.