Jumat, 19 Jun 2026 19:54 WIB

Jelang Nataru, PMI Jatim Diminta Siaga Hadapi Gelombang Tiga Covid-19

Ketua Dewan Kehormatan PMI Jatim, Emil Elistianto Dardak
Ketua Dewan Kehormatan PMI Jatim, Emil Elistianto Dardak

Jawa Timur - Ketua Dewan Kehormatan Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak mengintruksikan personilnya siaga menghadapi lonjakan kasus Covid-19 di Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 atau Nataru.

"Akan sangat baik manakala PMI yang menjadi elemen yang sangat penting juga untuk penanganan Covid-19 ikut menentukan indeks indeks kesiagaannya dalam merespon potensi lonjakan kasus," ujar Emil, Rabu (17/11/2021).

Baca Juga: Terpilih Secara Aklamasi, Mega Guntara Kembali Pimpin PMI Kota Probolinggo

Wakil Gubernur Jatim itu meminta agar PMI turut ambil bagian pada kesiapsiagaan dalam upaya pencegahan dan penanganan jika terjadi lonjakan kasus Covid-19 di wilayah kerjanya.

"Tadi bapak ketua PMI, kami diminta untuk turut berbagi penanganan Covid-19 di Jawa Timur, yang kami sampaikan bagaimana kita sekarang konsisten mengacu kepada faktor dan variabel yang menentukan indeksasi leveling dari daerah berdasarkan dari panduan Kemenkes," tuturnya.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Hal itu terkait sarana dan prasarananya. Sehingga diharapkan dapat memperlancar proses donor plasma konvalesen ataupun donor darah biasa.

"Apakah itu berkaitan dengan fasilitasi plasma konvalesen maupun donor darah yang tetap harus berjalan lancar dalam situasi apapun untuk menyelamatkan nyawa masyarakat kita dalam situasi-situasi medis lainnya," tegasnya.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

Emil mengungkapkan, sebelumya pernah terjadi kendala-kendala teknis yang sedikit menghambat penyediaan plasma konvalesen saat kasus Covid-19 sedang melonjak tajam di Jatim.

"Kaitan dengan kebutuhan mesin untuk mengecek kandungan, kalau tidak salah kan NAT di dalam calon pendonor yang mungkin ini hanya satu mesin, kalau tidak salah yang tersedia, sehingga kalau ada tambahan ini akan bisa mempercepat proses penentuan verifikasi calon pendonor plasma. Tapi kita ingin pastikan juga tidak ada kendala ke depannya," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.