Minggu, 21 Jun 2026 02:47 WIB

Terpilih Secara Aklamasi, Mega Guntara Kembali Pimpin PMI Kota Probolinggo

  • Penulis : Yanuar D
  • | Minggu, 24 Mei 2026 14:15 WIB
Musyawarah Kota (Muskot) PMI Kota Probolinggo yang digelar di Hotel Nadia. (Foto: Ide Farid/jatimnow.com)
Musyawarah Kota (Muskot) PMI Kota Probolinggo yang digelar di Hotel Nadia. (Foto: Ide Farid/jatimnow.com)

jatimnow.com - Mega Guntara kembali memimpin Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Probolinggo periode 2026-2031. Sebagai calon tunggal, dia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kota (Muskot) yang digelar di Hotel Nadia pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Forum tertinggi organisasi itu berlangsung sangat cair dan kondusif tanpa adanya dinamika rivalitas yang berarti.

Baca Juga: Penjaringan Ketua PMI Kota Probolinggo Sepi Peminat

Meskipun sempat muncul spekulasi mengenai pergantian ketua menjelang Muskot, arah dukungan peserta forum justru mengkristal kepada petahana berkat rekam jejak prestasinya. 

Sinyal keberlanjutan ini diperkuat oleh sikap Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari, yang enggan berspekulasi tentang figur baru dan memilih memuji capaian kepengurusan sebelumnya.

"Yang dilakukan kepengurusan sebelumnya ini luar biasa. Dapat opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) itu luar biasa. Tinggal penyempurnaan saja ke depan," ujar Ina Dwi Lestari. 

Sejalan dengan hal itu, Ketua Bidang Organisasi PMI Jawa Timur, M Taufiq, menegaskan bahwa segala prestasi nyata yang telah diraih merupakan realitas yang tidak bisa diabaikan. 

Menurutnya, pengurus kecamatan maupun korps relawan tentu memiliki pandangan yang baik untuk pengembangan organisasi ke depan dengan melihat hasil kerja nyata yang sudah ada.

"Tapi saya yakinlah, prestasi-prestasi itu sesuatu yang sudah berada di depan mata. Masyarakat sudah menikmati apa-apa yang dilakukan Pak Mega dan kawan-kawan semua," kata M Taufiq.

Baca Juga: Stok Darah Menurun Drastis Jelang Libur Nataru, Begini Imbauan PMI Sidoarjo

Sesuai aturan organisasi, jika muncul lebih dari satu kandidat maka proses pemilihan dilakukan melalui voting. Namun, karena seluruh pemilik suara sepakat bulat mendukung satu nama, Mega Guntara langsung ditetapkan secara aklamasi.

Berbeda dengan bursa pemilihan pada umumnya yang kerap diwarnai tarik-menarik kepentingan, Muskot PMI Kota Probolinggo kali ini bersih dari persaingan terbuka. 

Seluruh unsur yang memiliki hak suara, mulai dari pengurus, relawan, hingga unit donor darah memilih jalan mufakat. 

"Saya kira Muskot itu adalah mekanisme tertinggi. Itu yang harus dihormati," tambahnya.

Baca Juga: Di Hadapan 525 Pendonor Darah, Khofifah: Terima Kasih Sudah Menyelamatkan Banyak Nyawa

Usai disahkan kembali sebagai ketua, Mega Guntara langsung memaparkan arah visi organisasi untuk lima tahun ke depan. 

Langkah awal kepemimpinannya akan difokuskan pada penguatan jaringan relawan melalui pembentukan pos pertolongan pertama di perusahaan-perusahaan serta penguatan kerja sama dengan rumah sakit untuk program pendampingan pasien.

Sementara Mega Guntara menegaskan komitmennya untuk menjaga kemitraan solid dengan Pemerintah Kota Probolinggo demi memaksimalkan pelayanan kemanusiaan di masyarakat. 

"Saya memiliki tanggung jawab besar atas amanah organisasi dan dukungan dari Pemkot Probolinggo. Juga dukungan internal organisasi yang solid menjadi modal penting bagi keberlanjutan program-program PMI ke depan," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.